Evaluasi Implementasi K3 Laboratorium Manufaktur Berbasis Siklus PDCA: Studi Kualitatif di Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Jember
DOI:
https://doi.org/10.59422/global.v4i01.1141Keywords:
Keselamatan kerja, Laboratorium, APD, PDCA, K3Abstract
Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di laboratorium menjadi aspek penting dalam menjamin keamanan praktikan maupun dosen pembimbing. Berdasarkan observasi di Laboratorium Manufaktur Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Jember, ditemukan berbagai pelanggaran terhadap prinsip K3. Pelanggaran tersebut meliputi pengabaian penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti sarung tangan, masker, dan kacamata kerja, tidak adanya Standar Operasional Prosedur (SOP), minimnya fasilitas pendukung seperti ventilasi udara, serta kurangnya pemahaman akan pentingnya K3. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan K3 dengan pendekatan metode kualitatif menggunakan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan K3 belum optimal. Tidak terdapat struktur organisasi khusus yang menangani K3, belum pernah dilakukan sosialisasi, monitoring, maupun evaluasi terkait K3, dan sarana laboratorium masih belum memadai. Siklus PDCA diimplementasikan untuk mengidentifikasi celah-celah tersebut dan memberikan usulan perbaikan secara sistematis. Diperlukan upaya perencanaan, pelaksanaan, pemeriksaan, dan tindakan korektif secara berkelanjutan agar penerapan K3 berjalan efektif dan risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan.

