Pemasaran Jasa Religi di Era Digital: Kepercayaan, Media Sosial, dan Layanan Haji-Umrah Al Bayt Kudus

Authors

  • Wahyu Khoiruz Zaman Institut Agama Islam Negeri Kudus

DOI:

https://doi.org/10.59422/lmp.v2i02.1289

Keywords:

pemasaran jasa religi, media sosial, kepercayaan, haji dan umrah, Pemasaran digital

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong biro perjalanan haji dan umrah untuk mengelola strategi pemasaran yang tidak hanya berorientasi pada promosi, tetapi juga pada pembentukan kepercayaan calon jemaah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pemasaran jasa religi berbasis digital pada Al Bayt Tours Kudus, khususnya dalam penggunaan media sosial dan pembentukan kepercayaan calon jemaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi, penelusuran konten media sosial, dan kajian literatur yang relevan dengan pemasaran digital, pemasaran jasa, media sosial, dan kepercayaan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al Bayt Tours Kudus memanfaatkan Instagram, WhatsApp, Facebook, TikTok, YouTube, dan website sebagai kanal pemasaran layanan haji dan umrah. Instagram menjadi kanal yang paling aktif digunakan melalui unggahan rutin, sedangkan platform lain berfungsi sebagai media pendukung komunikasi dan promosi. Pengelolaan konten dilakukan melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Konten yang dipublikasikan mencakup informasi paket, jadwal keberangkatan, fasilitas, edukasi ibadah, dokumentasi manasik, testimoni jemaah, legalitas, dan transparansi harga. Kepercayaan dibangun melalui bukti layanan, pengalaman jemaah, pelayanan personal, word of mouth, dan relasi komunitas keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasaran jasa religi di Al Bayt Tours Kudus berjalan sebagai model pemasaran digital berbasis kepercayaan yang memadukan media sosial, pelayanan personal, reputasi, dan jaringan komunitas.

Downloads

Published

2024-12-26