Work-Life Balance dan Stres Kerja sebagai Determinan Kepuasan Kerja
DOI:
https://doi.org/10.59422/lmsdm.v2i04.600Kata Kunci:
Kepuasan kerja, Work-life balance, Stres kerjaAbstrak
Sumber daya manusia, sebagai aset berharga, ialah penggerak bagi beragam sumber daya lainnya yang hadir di perusahaan. Keberhasilan setiap perusahaan seyogianya bersumber dari kontribusi sinergis para karyawan dengan optimalnya rasa kepuasan mereka dalam bekerja. Kepuasan karyawan dalam bekerja dapat ditimbulkan oleh cara pandang sehat dari insan organisasional untuk mencapai work-life balance yang ideal dan kepemilikan persepsi positif dalam menyikapi stres yang dialami dari pekerjaan di perusahaan. PT QQ merupakan suatu bisnis jasa yang sangat memerhatikan kepuasan kerja para karyawannya, yang mana terbukti dari kehadiran visi misi mereka dengan kiblat untuk mendorong terciptanya hubungan kerja yang harmonis. Untuk mengetahui dan menganalisis kepuasan kerja sebagai resultan dari work-life balance dan stres kerja, adalah tujuan utama dari riset ini. Desain teknik perolehan data primer dilaksanakan melalui simple random sampling dengan keterlibatan 47 orang karyawan yang terhimpun melalui kombinasi cara survei dengan kuesioner digital dan manual. Dengan menempuh analisis regresi secara linier dan berganda, terbukti melalui riset ini bahwa kepuasan kerja dipengaruhi oleh work-life balance, sedangkan kepuasan kerja tidak dipengaruhi oleh stres kerja. Perusahaan yang bersangkutan sebaiknya berupaya lebih proaktif untuk lebih memerhatikan fasilitas kerja, sistem kerja, kondisi kesehatan mental karyawan, jalur kemajuan karir, serta pengembangan program integrasi dan sosialisasi.