Organizational Citizenship Behavior, Organizational Commitment, Job Satisfaction, dan Organizational Culture: Studi pada Guru Sekolah Dasar di Kota Lhokseumawe

Authors

  • Khairul Munawar Universitas Malikussaleh
  • Ibrahim Qamarius Universitas Malikussaleh
  • Faisal Matriadi Universitas Malikussaleh
  • Nurmala Nurmala Universitas Malikussaleh

DOI:

https://doi.org/10.59422/lmsdm.v3i04.1084

Keywords:

Organizational Commitment, Job Satisfaction, Organizational Culture , Organizational Citizenship Behavior, Guru Sekolah Dasar

Abstract

Kualitas sumber daya manusia suatu negara tercermin dari sektor  pendidikan yang merupakan salah satu aset investasi modal manusia. Hal ini ditunjukkan oleh Survei Kualitas Pendidikan yang diterbitkan oleh Programme for International Student Assessment (PISA). Permasalahan yang dialami pada beberapa Sekolah Dasar Kecamatan Muara Dua pada saat ini terkait dengan kurangnya kepedulian untuk membantu tenaga pengajar lainnya, permasalahan ini sudah menjadi rahasia umum yang dapat kita jumpai di beberapa SD Kecamatan Muara Dua . Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh organizational commitment, job satisfaction, dan organizational culture terhadap organizational citizenship behavior guru pada sekolah dasar di kota lhokseumawe. Metode penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda dan juga pengujian hipotesis dengan menggunakan SPSS.  Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Komitmen Organisasi, Kepuasan Kerja, dan Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) guru pada Sekolah Dasar di Kota Lhokseumawe. Hal ini berarti semakin tinggi komitmen, kepuasan, serta budaya organisasi yang positif, maka semakin besar pula kecenderungan guru untuk menunjukkan perilaku OCB dalam bentuk loyalitas, kerjasama, dan kontribusi di luar tugas formal. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa pihak sekolah perlu memperkuat komitmen organisasi guru melalui kejelasan visi-misi dan penghargaan atas dedikasi mereka. Selain itu, peningkatan kepuasan kerja dapat dilakukan dengan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, pemberian penghargaan yang adil, serta hubungan yang harmonis antar guru.

Downloads

Published

2026-01-31