Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score
<p><strong>Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran</strong>, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. Jurnal Lentera Managemen Pemasaran mewadahi publikasi hasil Penelitian bidang ilmu Manajemen Pemasaran yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Lentera Managemen Pemasaran merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan <strong>Mei, </strong>dan <strong>November</strong>.</p>
Lentera Ilmu Nusantara
en-US
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
2987-7903
<p><strong>Hak Cipta © Penulis.</strong><br />Penulis tetap memegang hak cipta atas artikel ini dan mengizinkan jurnal untuk menerbitkannya. Artikel ini dilisensikan di bawah <strong>Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)</strong>, yang memungkinkan siapa pun untuk menggunakan, membagikan, dan mengadaptasi isi artikel selama mencantumkan atribusi yang tepat dan menggunakan lisensi yang sama untuk karya turunan.</p>
-
Social Media Marketing, Brand Awareness, and Consumer Reviews in Gen Z Skincare Purchase Decisions
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1253
<p>This study aims to analyze the influence of Social Media Marketing, Brand Awareness, and Customer Reviews on Purchase Decisions for local skincare products among Generation Z in the Jabodetabek area. The data collection method was carried out by distributing questionnaires using Google Form media, with a sample size of 301 respondents. The data analysis technique used was multiple linear regression analysis, with the help of SPSS version 25 software. The results of the study showed that Social Media Marketing, Brand Awareness, and Customer Reviews had a positive and significant effect on purchase decisions (Purchase Decision) for local skincare products. This finding indicates that these three variables are important factors that need to be considered by business actors in increasing Gen Z consumers' purchasing decisions for local skincare products.</p>
Theresia Aurora
Arbi Siti Rabiah
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-05
2026-06-05
4 01
68
80
10.59422/lmp.v4i01.1253
-
Minat Beli Generasi Z terhadap Produk UMKM Kuliner: Peran Kreativitas Konten dan Endorsement Influencer di TikTok
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1230
<p>Pemanfaatan TikTok sebagai saluran pemasaran digital membuka akses yang luas bagi UMKM kuliner dalam menjangkau konsumen Generasi Z, meskipun tingginya frekuensi penyajian konten belum secara otomatis mendorong peningkatan minat beli. Dalam konteks tersebut, kajian ini menguji hubungan antara kreativitas konten dan <em>endorsement</em> <em>influencer</em> terhadap minat beli konsumen pada UMKM kuliner kategori café dan jajanan kekinian di Kota Tasikmalaya. Pendekatan kuantitatif dengan metode <em>explanatory</em> <em>research</em> diterapkan untuk menjelaskan keterkaitan antarvariabel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan Generasi Z di Kota Tasikmalaya, aktif menggunakan TikTok, dan pernah melihat konten UMKM kuliner, dengan teknik <em>purposive</em> <em>sampling</em>. Selanjutnya, pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS untuk mengukur kekuatan pengaruh masing-masing variabel. Temuan empiris memperlihatkan bahwa baik kreativitas konten maupun <em>endorsement</em> <em>influencer</em> memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen, baik secara parsial maupun simultan. Di antara keduanya, <em>endorsement</em> <em>influencer</em> menunjukkan kontribusi yang lebih dominan dalam mendorong minat beli. Hasil ini mengindikasikan bahwa strategi pemasaran yang mengombinasikan pengelolaan konten kreatif dan pemilihan <em>influencer</em> yang tepat dapat meningkatkan efektivitas promosi UMKM kuliner di TikTok. Oleh sebab itu, temuan ini dapat dijadikan dasar pertimbangan bagi pelaku UMKM dalam merancang strategi pemasaran digital yang lebih selaras dengan karakteristik Generasi Z.</p>
Muhammad Rijal Siddiq
Barin Barlian
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-03
2026-06-03
4 01
43
54
10.59422/lmp.v4i01.1230
-
Viral Marketing, Online Customer Review Terhadap dan Keputusan Pembelian Produk Skincare Pada Tiktok Shop
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1294
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keputusan pelanggan Generasi Z dalam membeli produk perawatan kulit di toko-toko TikTok di Kabupaten Tasikmalaya dipengaruhi oleh ulasan pelanggan daring dan pemasaran viral. Meningkatnya penggunaan media sosial sebagai alat pemasaran digital telah mengubah perilaku konsumen saat melakukan pembelian. Meningkatnya penggunaan media sosial sebagai alat pemasaran digital berdampak pada keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini mengkaji Generasi Z sebagai kelompok konsumen yang aktif menggunakan TikTok Shop dengan menggabungkan pemasaran viral dan ulasan pelanggan daring. Penelitian ini menggunakan metode survei secara kuantitatif. Pengguna TikTok Shop Generasi Z di Tasikmalaya menjadi populasi dalam penelitian ini. Untuk mendapatkan sampel sebanyak sekitar 150 responden, digunakan teknik sampling purposif. Validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi merupakan bagian dari metodologi analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, ulasan pelanggan daring memiliki dampak positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi sebesar 0,007, pemasaran viral memiliki dampak positif dan signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,030, dan kedua variabel tersebut secara bersamaan memiliki dampak signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaku bisnis skincare di TikTok Shop perlu memperkuat strategi viral marketing melalui konten yang menarik, mudah dibagikan, dan mengikuti tren, serta mendorong konsumen untuk memberikan ulasan yang jujur dan kredibel guna meningkatkan kepercayaan dan keputusan pembelian Generasi Z.</p>
Iis Farhatus Salamah
Isyana Rahayu
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-08
2026-07-08
4 01
298
310
10.59422/lmp.v4i01.1294
-
Loyalitas Mahasiswa, Kualitas Layanan, dan Program Beasiswa KIP: Peran Mediasi Kepuasan Mahasiswa
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1248
<p>Perguruan tinggi dituntut tidak hanya memberikan layanan akademik yang baik, tetapi juga memastikan program bantuan pendidikan berjalan efektif agar mampu meningkatkan kepuasan dan loyalitas mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan dan program beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah terhadap loyalitas mahasiswa dengan kepuasan mahasiswa sebagai variabel mediasi pada mahasiswa aktif penerima beasiswa di Universitas Pelita Bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap loyalitas mahasiswa. Program beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah berpengaruh signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas mahasiswa, baik secara langsung maupun melalui kepuasan sebagai variabel mediasi. Sebaliknya, kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan maupun loyalitas mahasiswa, termasuk melalui kepuasan sebagai variabel mediasi. Temuan ini memberikan kontribusi bahwa pengelolaan program beasiswa yang transparan, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan mahasiswa lebih berperan dalam membentuk loyalitas dibandingkan kualitas layanan yang dirasakan secara umum.</p>
Nabilah Syifa’ Savira
Retno Purwani Setyaningrum
Tri Ngudi Wiyatno
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-03
2026-06-03
4 01
55
67
10.59422/lmp.v4i01.1248
-
Strategi Optimalisasi Konten Video dalam Membangun Engagement Audiens TikTok @purela.id
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1290
<p><em>Platform</em> TikTok kini menjadi salah satu media sosial yang banyak digunakan <em>brand</em> untuk membangun kedekatan dengan audiens lewat konten video berdurasi pendek. PT Purela Sinari Abadi menggunakan akun @purela.id sebagai ruang untuk mempromosikan dan mengedukasi target audiens mengenai produk yang ditawarkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana strategi optimalisasi konten video di TikTok dapat mendorong <em>engagement</em> audiens pada akun @purela.id. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan observasi, wawancara, partisipasi aktif, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan <em>engagement</em> dicapai melalui perencanaan konten berbasis tren TikTok, penerapan <em>storytelling</em>, penggunaan <em>hook</em> di awal video, pemilihan audio yang sedang tren, evaluasi data <em>analytics</em>, dan konsistensi dalam jadwal unggahan. Rangkaian strategi tersebut terbukti mampu mendorong interaksi audiens yang tercermin dari<em> views, likes, comments, shares,</em> dan <em>saves</em>. Konten edukatif yang disajikan secara ringan, relevan, dan sesuai dengan cara berkomunikasi audiens TikTok dinilai lebih berhasil dalam menjaga perhatian penonton hingga akhir video. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi digital yang tepat dan kreativitas dalam produksi video memiliki peran nyata dalam membangun <em>engagement</em> konten TikTok sebuah <em>brand</em>. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian komunikasi pemasaran digital dengan menunjukkan pentingnya integrasi kreativitas konten dan pemanfaatan data <em>analytics</em> dalam optimalisasi pengelolaan akun TikTok @purela.id.</p>
Mahliqa Fatimah
Rici Tri Harpin Pranata
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 01
188
195
10.59422/lmp.v4i01.1290
-
Persepsi Harga dan Strategi Promosi dalam Meningkatkan Keputusan Pembelian Konsumen pada Distro Pocket 22 Tasikmalaya
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1241
<p>Industri fashion di Indonesia terus mengalami perkembangan yang signifikan, khususnya di sektor toko distribusi lokal (distro), yang semakin bersaing melalui strategi penetapan harga dan aktivitas promosi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran persepsi harga dan promosi dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen di Distro Pocket 22 Tasikmalaya. Urgensi penelitian ini didasarkan pada data penjualan yang berfluktuasi dari tahun 2022–2024, yang menunjukkan perlunya strategi pemasaran yang efektif untuk mempertahankan minat beli konsumen di tengah kondisi pasar yang semakin kompetitif. Selain itu, artikel ini memberikan kontribusi secara teoritis dengan memperkuat studi empiris mengenai perilaku konsumen di industri fashion lokal dan secara praktis dengan memberikan rekomendasi bagi pelaku bisnis dalam mengembangkan strategi penetapan harga dan promosi yang efektif. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi terdiri dari konsumen Distro Pocket 22 Tasikmalaya, sedangkan sampel ditentukan menggunakan purposive sampling yang melibatkan 70 responden. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas, sementara uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga dan promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Konsumen cenderung membuat keputusan pembelian ketika harga dianggap terjangkau dan sesuai dengan kualitas produk, didukung oleh aktivitas promosi yang menarik. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi penetapan harga dan promosi memainkan peran penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen di sektor bisnis fashion lokal.</p>
Akmal Maulana
Herdiyanti Herdiyanti
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-18
2026-06-18
4 01
111
120
10.59422/lmp.v4i01.1241
-
Fear of Missing Out (FOMO) Marketing dan Impulse Buying pada Flash Sale Shoppee: Peran Mediasi Kepercayaan Konsumen di Tasikmalaya
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1278
<p>Pertumbuhan perdagangan online di Indonesia mendorong munculnya berbagai cara pemasaran digital yang menggunakan pengaruh psikologis konsumen, salah satunya adalah program flash sale di platform Shoppee. Meskipun kepercayaan konsumen dianggap penting dalam pengambilan keputusan belanja online, penelitian yang secara khusus menguji peran kepercayaan sebagai mediasi antara pemasaran FOMO dan belanja impulsif masih sangat terbatas, terutama di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemasaran yang menggunakan rasa takut ketinggalan dapat mempengaruhi pembelian yang tidak direncanakan, dengan kepercayaan konsumen sebagai faktor penghubung, pada pengguna program flash sale Shoppee di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan cara survei kepada 120 orang yang tinggal di Kota Tasikmalaya, berusia antara 17 hingga 40 tahun, dan yang sudah pernah ikut program flash sale Shopee. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis dengan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling menggunakan aplikasi SmartPLS. Penelitian menunjukkan bahwa pemasaran yang menggunakan rasa takut tertinggal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian yang tidak direncanakan, dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,441 dan nilai probabilitas 0,000. Pemasaran yang menggunakan rasa takut untuk membuat orang merasa tertinggal juga memiliki dampak yang positif dan signifikan pada kepercayaan konsumen. Ini terlihat dari koefisien jalur yang sebesar 0,563 dan nilai probabilitas yang mencapai 0,000. Namun, kepercayaan konsumen tidak terbukti berperan penting dalam menghubungkan pengaruh pemasaran yang menggunakan rasa takut ketinggalan terhadap pembelian yang tidak direncanakan, dengan nilai probabilitas sebesar 0,860 yang lebih tinggi dari batas signifikansi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi pemasaran yang menciptakan rasa urgensi melalui penawaran terbatas dapat langsung mendorong konsumen untuk melakukan pembelian secara spontan. Selain itu, strategi ini juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap platform. Namun, kepercayaan ini belum cukup kuat untuk menghubungkan tekanan psikologis dengan tindakan pembelian yang tidak direncanakan.</p>
shinta Amalia
Herdiyanti Herdiyanti
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 01
196
210
10.59422/lmp.v4i01.1278
-
Determinan Keputusan Pembelian Kendaraan Hybrid: Peran Kesadaran Lingkungan, Green Product, Personal Selling, dan Green Lifestyle
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1238
<p>Peningkatan jumlah kendaraan bermotor berkontribusi terhadap meningkatnya emisi karbon yang berdampak pada pencemaran udara. Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan kualitas udara terburuk di dunia, sehingga mendorong masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan seperti hybrid electric vehicle (HEV). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran lingkungan, <em>green product</em>, dan <em>personal selling</em> terhadap keputusan pembelian All New Kijang Innova Zenix HEV di Kabupaten Bekasi dengan <em>green lifestyle</em> sebagai variabel moderasi. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel <em>non-probability</em> sampling melalui <em>purposive </em>sampling terhadap 300 responden. Data dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, <em>green product</em> tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dan <em>personal selling</em> berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, <em>green lifestyle</em> tidak memoderasi hubungan antara kesadaran lingkungan dan keputusan pembelian, memperlemah hubungan antara <em>green product </em>dan keputusan pembelian, serta tidak memoderasi hubungan antara personal selling dan keputusan pembelian. Temuan ini memberikan implikasi bahwa strategi pemasaran berbasis pendekatan personal dan peningkatan kesadaran lingkungan lebih efektif dalam mendorong keputusan pembelian kendaraan ramah lingkungan.</p>
Agustini Tanjung
Helen Parkhurst
Newton Newton
Tri Mulyani Kartini
Etty Zuliawati Zed
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 01
173
187
10.59422/lmp.v4i01.1238
-
Membangun Loyalitas Pelanggan Parfum Lokal Mykonos pada Generasi Z: Peran Kepuasan Konsumen sebagai Mediasi
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1338
<p>Persaingan merek parfum lokal semakin kuat seiring meningkatnya penggunaan media digital oleh Generasi Z. Mykonos menjadi salah satu merek parfum lokal yang menonjol di kanal e-commerce, namun keberhasilan penjualan belum selalu menjamin terbentuknya loyalitas pelanggan. Kesenjangan kajian muncul karena penelitian tentang loyalitas pelanggan parfum pada Generasi Z masih lebih banyak menyoroti keputusan pembelian, sementara mekanisme kepuasan konsumen sebagai variabel intervening belum banyak dijelaskan pada merek parfum lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh electronic word of mouth, kualitas produk, dan social media marketing terhadap loyalitas pelanggan parfum Mykonos pada Generasi Z melalui kepuasan konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner online kepada 120 responden Generasi Z berdomisili di Jabodetabek yang pernah atau sedang menggunakan parfum Mykonos. Analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa electronic word of mouth, kualitas produk, dan social media marketing berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas pelanggan. Kepuasan konsumen juga berpengaruh positif terhadap loyalitas, serta memediasi hubungan tiga variabel independen terhadap loyalitas. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan ulasan digital, kualitas aroma, dan interaksi media sosial untuk mempertahankan pelanggan muda.</p>
Sulastri Sulastri
Suryandari Sedyo Utami
Rofi'ah Rofi'ah
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-06
2026-07-06
4 01
279
297
10.59422/lmp.v4i01.1338
-
Pembelian Ramah Lingkungan pada Konsumen Ritel Modern: Peran Kontrol Perilaku Nilai Fungsional Kualitas dan Pelabelan Ramah Lingkungan
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1268
<p>Meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan mendorong perubahan perilaku konsumen menuju pembelian ramah lingkungan. Namun, kesenjangan antara niat dan perilaku aktual masih menjadi tantangan, khususnya pada sektor ritel menengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kontrol perilaku yang dirasakan, nilai fungsional kualitas, dan pelabelan ramah lingkungan terhadap perilaku pembelian ramah lingkungan pada konsumen Alfamidi Super. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. <em>Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling</em>. Pengolahan dan analisis data mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa kontrol perilaku yang dirasakan, nilai fungsional kualitas, dan pelabelan ramah lingkungan masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pembelian ramah lingkungan. Selain itu, secara bersama-sama ketiga variabel independen tersebut juga menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pembelian ramah lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa kemudahan akses serta kemampuan konsumen, manfaat dan kualitas produk, serta kejelasan dan tingkat kepercayaan terhadap label ramah lingkungan berperan penting dalam mendorong perilaku konsumsi yang berorientasi pada lingkungan. Penelitian ini memberikan kontribusi secara teoretis dalam memperkaya kajian mengenai perilaku konsumen ramah lingkungan serta memberikan implikasi praktis bagi pengelola ritel dalam merumuskan strategi pemasaran yang berkelanjutan.</p>
Agustam Jufri
Rahmad Solling Hamid
Altri Wahida
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-26
2026-06-26
4 01
121
134
10.59422/lmp.v4i01.1268
-
Pengaruh Brand Ambassador Dinda Hauw Terhadap Kesadaran Merek Dan Keputusan Pembelian Produk Lozy Hijab
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1324
<p>Persaingan industri fashion muslim mendorong perusahaan memanfaatkan brand ambassador untuk meningkatkan kesadaran merek dan keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Dinda Hauw sebagai brand ambassador terhadap kesadaran merek dan keputusan pembelian produk Lozy Hijab. Penelitian ini menggunakan Teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R) sebagai landasan konseptual. Dengan pendekatan kuantitatif eksplanatif, data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 165 responden yang mengetahui Dinda Hauw sebagai brand ambassador dan mengenal produk Lozy Hijab, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador Dinda Hauw berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran merek (52,0%) dan keputusan pembelian (35,0%). Temuan ini menunjukkan pentingnya pemilihan brand ambassador yang sesuai dengan target pasar untuk meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran. Namun, hasil penelitian ini terutama berlaku pada responden perempuan muda yang mengenal Dinda Hauw dan Lozy Hijab.</p>
Gita Ayu Pertiwi
Rendra Widyatama
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-01
2026-07-01
4 01
211
228
10.59422/lmp.v4i01.1324
-
Loyalitas Pengguna Grab dalam Persaingan Transportasi Online: Peran Strategi Promosi Digital dan Kepercayaan di Kabupaten Tasikmalaya
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1250
<p>Dalam era persaingan transportasi online yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk mampu mempertahankan loyalitas pengguna melalui strategi promosi digital dan peningkatan kepercayaan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi promosi digital dan kepercayaan terhadap loyalitas pengguna aplikasi Grab di Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden pengguna aplikasi Grab di Kabupaten Tasikmalaya. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi digital dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pengguna aplikasi Grab. Secara parsial, strategi promosi digital memiliki nilai t-hitung sebesar 3,325 dengan signifikansi 0,001, sedangkan kepercayaan memiliki nilai t-hitung sebesar 4,540 dengan signifikansi 0,000. Variabel kepercayaan terbukti menjadi faktor yang lebih dominan dalam memengaruhi loyalitas pengguna. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F-hitung sebesar 55,489 dan mampu menjelaskan loyalitas pengguna sebesar 53,4%. Temuan ini mengindikasikan bahwa Grab perlu tidak hanya memperkuat strategi promosi digital, tetapi juga menjaga kepercayaan pengguna melalui keamanan transaksi, konsistensi kualitas layanan, dan peningkatan kredibilitas platform guna meningkatkan loyalitas pengguna secara berkelanjutan.</p>
Rivan Faiz
Herdiyanti Herdiyanti
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-27
2026-06-27
4 01
135
147
10.59422/lmp.v4i01.1250
-
Strategi Komunikasi Nicole’s River Park Dalam Membangun Brand Awareness Melalui TikTok
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1291
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital Nicole’s River Park dalam membangun <em>brand awareness</em> di TikTok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan proses perencanaan konten, pengelolaan konten yang menjadi informasi untuk audiens, serta interaksi yang dilakukan melalui TikTok. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi secara langsung dan studi literatur. Data diperoleh dari tim media sosial Nicole’s River Park dan pengunjung yang mengetahui destinasi melalui TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital yang dilakukan melalui konten visual, penggunaan ciri khas destinasi wisata, konsistensi unggahan, serta interaksi dengan audiens mampu membangun <em>brand awareness</em> pada tingkat <em>brand recognition</em> dan <em>brand recall</em>. Konten yang dipublikasikan melalui TikTok juga berhasil menarik perhatian audiens dan membantu penyebaran informasi secara luas. Dengan demikian, penggunaan dan pengoptimalan sosial media TikTok memiliki peran penting dalam menjaga eksistensi dan memperkuat posisi merek Nicole’s River Park di tengah persaingan industri pariwisata digital. Penelitian ini juga memberikan gambaran praktis mengenai strategi komunikasi TikTok bagi destinasi wisata dalam membangun <em>brand</em> <em>recognition</em> dan <em>brand recall.</em></p>
Rifa Nuralifah
Rici Tri Harpin Pranata
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-27
2026-06-27
4 01
148
157
10.59422/lmp.v4i01.1291
-
Ketika Self-Service Kurang Berarti: Peran Penggunaan dalam Membentuk Kepuasan Konsumen
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1247
<p>Transformasi digital mendorong restoran di Indonesia mengadopsi self-service technology (SST). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh SST terhadap kepuasan konsumen Mie Gacoan serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi efektivitas penggunaannya. Pendekatan <em>mixed method</em> dengan desain <em>sequential explanatory</em> digunakan, menggabungkan regresi linier sederhana (96 responden) dan wawancara semi-terstruktur (10 informan). Hasil menunjukkan SST berkontribusi positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen , dengan nilai . Analisis kualitatif mengungkap hambatan utama berupa keterbatasan pengetahuan, rendahnya persepsi manfaat dan kemudahan, serta kebutuhan edukasi konsumen. Penelitian ini memperkaya kajian SST pada industri kuliner Indonesia melalui pendekatan <em>mixed method</em>, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi pengelola restoran berbasis layanan mandiri.</p>
Yuni Lailatul Fitriah
Febri Eka Pradani
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-01
2026-07-01
4 01
229
235
10.59422/lmp.v4i01.1247
-
Fashion Involvement, Shopping Lifestyle, Price Discount dan Impulse Buying: Peran Mediasi Positive Emotion
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1217
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fashion involvement, shopping lifestyle, dan price discount terhadap impulse buying dengan positive emotion sebagai variabel intervening pada konsumen produk fast fashion di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data diperoleh dari 200 responden yang pernah membeli produk Zara, H&M, dan Uniqlo, dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fashion involvement, shopping lifestyle, dan price discount berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Ketiga variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap positive emotion, sedangkan positive emotion terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Selain itu, positive emotion mampu memediasi pengaruh fashion involvement, shopping lifestyle, dan price discount terhadap impulse buying. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku pembelian impulsif pada fast fashion tidak hanya dipicu oleh stimulus harga, tetapi juga oleh keterlibatan konsumen pada fashion, gaya hidup berbelanja, dan pengalaman emosional positif yang muncul selama proses pembelian. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara teoritis, positive emotion dapat memperkuat pemahaman mengenai mekanisme psikologis dalam perilaku impulse buying, sedangkan secara praktis, pelaku bisnis fast fashion perlu merancang strategi pemasaran yang tidak hanya menonjolkan potongan harga, tetapi juga membangun keterlibatan fashion, pengalaman belanja yang menyenangkan, dan stimulus emosional positif bagi konsumen perkotaan.</p>
Mella Sri Kencanawati
Reni Anggraini
Rini Tesniwati
Diyan Rahmawati
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-05
2026-06-05
4 01
81
103
10.59422/lmp.v4i01.1217
-
Strategi Digital Marketing Terintegrasi Berbasis Multi-Channel pada Hotel Operator and Management Service: Studi Kasus Salak Hospitality
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1287
<p>Kemajuan teknologi mendorong sektor hospitality beralih ke strategi digital marketing berbasis multi-channel yang terintegrasi demi pemasaran yang lebih adaptif, efektif, dan menjangkau audiens luas. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis strategi digital marketing multi-channel yang diterapkan oleh Salak Hospitality sebagai perusahaan penyedia layanan pengelolaan dan operasional hotel. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus partisipatoris. Data diperoleh melalui observasi partisipatif selama kegiatan praktik kerja lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Salak Hospitality memanfaatkan berbagai platform digital, seperti media sosial, website, Google Business, WhatsApp Bisnis, paid advertising, dan pengelolaan Online Travel Agent sebagai bagian dari strategi pemasaran yang terintegrasi. Implementasi strategi tersebut dilakukan melalui distribusi ulang konten, integrasi antarsaluran, penggunaan ajakan tindakan pada konten digital, penguatan identitas merek, serta pemusatan inquiry pelanggan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi berbagai platform digital mampu mendukung efektivitas dari kegiatan komunikasi dan pemasaran Salak Hospitality sebagai perusahaan operator hotel dalam sistem pengelolaan beberapa hotel yang dijalankannya secara bersamaan. Meskipun demikian, penerapannya masih mengalami fase trial and error akibat keterbatasan sumber daya manusia dan proses evaluasi yang belum dilakukan secara merata pada seluruh platform digital. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kajian pemasaran digital di sektor hospitality, khususnya dalam mengoptimalkan strategi multi-channel pada konteks perusahaan hotel operator yang mengelola beberapa properti secara simultan.</p>
Vinda Ramadhani
Rici Tri Harpin Pranata
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-27
2026-06-27
4 01
158
172
10.59422/lmp.v4i01.1287
-
Determinan Minat Berbisnis Online (E-Business) dikalangan Mahasiswa
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1239
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor psikologis dan teknologi terhadap minat berbisnis online mahasiswa dalam konteks e-business di Indonesia. Penelitian ini mengkombinasikan variabel self-efficacy, literasi digital, perceived ease of use, perceived usefulness, dan attitude dalam satu model penelitian untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai determinan minat berbisnis online mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 128 mahasiswa menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy, literasi digital, perceived ease of use, perceived usefulness, dan attitude berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berbisnis online mahasiswa. Perceived usefulness menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap minat berbisnis online, diikuti oleh attitude. Model penelitian mampu menjelaskan variasi minat berbisnis online sebesar 56,3%. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan literasi digital, kepercayaan diri, serta pemahaman mengenai manfaat teknologi digital perlu diperkuat untuk mendorong minat kewirausahaan mahasiswa di era digital. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan cakupan sampel yang lebih luas dan menambahkan variabel lain yang relevan agar hasil penelitian menjadi lebih komprehensif.</p>
Nurul Wahdini
Akka Latifah Jusdienar
Andy Sukrisno
Ratnawita Ratnawita
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-12
2026-06-12
4 01
104
110
10.59422/lmp.v4i01.1239
-
Dinamika Keputusan Pembelian Buah Segar: Peran Moderasi Label Halal pada Persepsi Harga dan Kualitas Produk
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1277
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian buah segar pada ritel modern di Kota Mataram dengan label halal sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah konsumen ritel modern di Kota Mataram yang pernah membeli buah segar dalam enam bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 5 poin. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,581 dan p-value 0,000. Persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,277 dan p-value 0,002. Selain itu, label halal terbukti mampu memoderasi secara positif hubungan antara persepsi harga dan keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,183 dan p-value 0,038. Sebaliknya, label halal memoderasi secara negatif hubungan antara kualitas produk dan keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar -0,224 dan p-value 0,033. Temuan ini menunjukkan bahwa label halal berperan sebagai quasi moderator yang dapat memperkuat maupun memperlemah hubungan antar variabel. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa ritel modern perlu memperhatikan kualitas produk, penetapan harga yang sesuai, serta pentingnya label halal dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen terhadap buah segar.</p>
Susilo Talidobel
Fauzan Hamdani
Mochamad Arief Rizki Mauladi
M. Chothibul Umam Assa’ady
Putri Amalia Wardi
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-01
2026-07-01
4 01
236
246
10.59422/lmp.v4i01.1277
-
Brand Trust sebagai Mekanisme Intervening antara Brand Image, Kualitas Sistem, dan Purchase Intention Smartphone Samsung
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1329
<p>Perkembangan industri smartphone premium di Indonesia menunjukkan persaingan yang semakin ketat, khususnya pada produk Samsung yang memiliki brand positioning kuat serta dikenal melalui kualitas sistem yang tinggi. Dalam menghadapi persaingan tersebut, perusahaan perlu memahami faktor-faktor yang dapat memengaruhi purchase intention konsumen. Brand image dan system quality menjadi faktor penting yang berpotensi meningkatkan brand trust konsumen, yang selanjutnya dapat mendorong purchase intention terhadap produk Samsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image dan system quality terhadap purchase intention dengan brand trust sebagai variabel intervening pada konsumen HP Samsung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 105 responden menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (PLS-SEM) menggunakan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image dan system quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust dan purchase intention. Selain itu, brand trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention serta terbukti memediasi secara parsial hubungan antara brand image dan system quality terhadap purchase intention. Temuan ini menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen merupakan mekanisme penting yang memperkuat pengaruh citra merek dan kualitas sistem terhadap niat beli. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris mengenai peran strategis brand trust dalam meningkatkan purchase intention pada industri smartphone premium, sekaligus memberikan implikasi bagi Samsung untuk memperkuat citra merek dan kualitas sistem guna membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan minat beli.</p>
Joko Suhariyanto
Anggit Dian Permana
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-01
2026-07-01
4 01
259
278
10.59422/lmp.v4i01.1329
-
Is Experience Value Still Relevant? Evidence from Tidung Island’s Digital Tourism
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1222
<p>This study is motivated by the growing role of digital technology in shaping tourist behavior, particularly its influence on revisit intention in marine tourism destinations. Previous studies have generally examined digital service quality, social media engagement, and revisit intention separately, while limited research has integrated these variables simultaneously in the context of Indonesian marine tourism destinations, creating a research gap regarding the mediating role of perceived experience value. Therefore, this study aims to analyze the effect of digital service quality and social media engagement on tourist revisit intention, with perceived experience value as a mediating variable. This study adopts a quantitative approach using an explanatory research design. Data were collected through questionnaires distributed to 170 respondents who had visited Tidung Island within the past year using purposive sampling, and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that digital service quality and social media engagement have a positive and significant effect on tourist revisit intention. Furthermore, digital service quality significantly affects perceived experience value, whereas social media engagement does not, and perceived experience value does not significantly affect revisit intention. These findings indicate that digital factors have a stronger direct influence on revisit intention than indirect effects through experiential evaluation. This study contributes theoretically by enriching the literature on digital tourism behavior and, practically, by providing insights for tourism managers to strengthen digital services and social media strategies to improve tourist loyalty and revisit intention.</p>
Eko Yuliawan
Altatit Dianawati
Sentot Eko Baskoro
Aldi Friatna Dira
TB Firman Wiraatmadja
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-31
2026-05-31
4 01
1
14
10.59422/lmp.v4i01.1222
-
Peran Personalized Marketing Berbasis Shio dan Brand Engagement pada Platform Gofood: Peran Mediasi Brand Trust
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1229
<p>Fenomena rendahnya loyalitas dan tingginya tingkat <em>brand switching</em> pada layanan <em>online food delivery</em> menjadi latar belakang utama penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran <em>brand trust</em> dalam memediasi hubungan antara strategi <em>personalized marketing</em> berbasis shio terhadap <em>brand engagement</em> pada platform GoFood. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-verifikatif. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden penghuni kos di Kabupaten Tasikmalaya yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Data dianalisis menggunakan <em>Structural Equation Modeling</em> (SEM) berbasis <em>Partial Least Square</em> (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, <em>personalized marketing</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>brand trust</em> dan <em>brand engagement</em>. Selanjutnya, <em>brand trust</em> terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara strategi personalisasi dan keterlibatan merek. Nilai <em>Goodness of Fit</em> (GoF) sebesar 0,577 menunjukkan model penelitian memiliki tingkat kelayakan yang besar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai budaya lokal, seperti Shio, ke dalam strategi personalisasi digital efektif dalam memperkuat kepercayaan dan loyalitas konsumen. Temuan ini memberikan kontribusi pada literatur pemasaran digital mengenai pentingnya pendekatan psikografis berbasis budaya untuk menciptakan keunggulan kompetitif di industri layanan pesan antar makanan.</p>
Abdul Falah Rifaldi
Isyana Rahayu
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-31
2026-05-31
4 01
15
24
10.59422/lmp.v4i01.1229
-
Keputusan Pembelian Konsumen Kuliner Kaki Lima: Peran E-WOM, Keberagaman Produk, dan Persepsi Harga di Kawasan Dadaha Tasikmalaya
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1232
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh electronic word of mouth (e-WOM), keberagaman produk, dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian konsumen kuliner kaki lima di kawasan Dadaha Tasikmalaya. Kawasan Dadaha merupakan pusat kuliner informal yang menampung ratusan pedagang kaki lima dengan tingkat persaingan tinggi, namun kajian empiris mengenai perilaku konsumen pada sektor ini masih terbatas dibandingkan studi pada sektor ritel modern dan e-commerce. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan menghadirkan konteks kuliner informal sebagai objek kajian perilaku konsumen, sekaligus memberikan kontribusi teoritis dalam memperkuat relevansi teori perilaku konsumen pada sektor usaha informal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Sebanyak 74 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan langsung di kawasan Dadaha pada April–Mei 2026. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 32,789; sig. <0,001; R² = 0,584). Secara parsial, e-WOM berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,244; sig. <0,001), persepsi harga merupakan faktor paling dominan (β = 0,754; sig. <0,001), sedangkan keberagaman produk tidak berpengaruh signifikan (β = 0,078; sig. = 0,554). Temuan ini menegaskan pentingnya strategi penetapan harga yang adil dan pemanfaatan ulasan digital bagi pedagang kuliner kaki lima.</p>
Fuza Fadlilatulhaq
Herdiyanti Herdiyanti
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-31
2026-05-31
4 01
25
33
10.59422/lmp.v4i01.1232
-
Kualitas Produk dan Desain Kemasan Sebagai Penentu Kepuasan Pelanggan UMKM Dapur Mamah Nani Tasikmalaya
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1233
<p>UMKM kuliner di Indonesia menghadapi tantangan dalam mempertahankan daya saing, terutama terkait konsistensi kualitas produk dan profesionalisme kemasan. UMKM Dapur Mamah Nani di Tasikmalaya merupakan salah satu pelaku usaha kuliner yang sedang berkembang dan menghadapi persoalan pada standarisasi kemasan serta konsistensi kualitas produknya. Studi ini mengkaji bagaimana kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh desain kemasan dan kualitas produk pada UMKM tersebut. Pendekatan kuantitatif kausal digunakan dalam penelitian ini dengan data yang diperoleh dari 100 responden yang pernah membeli dan mengonsumsi produk dalam enam bulan terakhir. Model Persamaan Struktural berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kemasan dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dengan kualitas produk memiliki pengaruh yang lebih besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepuasan konsumen UMKM kuliner lebih dipengaruhi oleh pengalaman konsumsi langsung daripada persepsi awal yang dibentuk kemasan. Implikasi praktisnya, UMKM kuliner perlu memprioritaskan konsistensi kualitas produk terutama rasa, aroma, dan bahan baku sambil terus memperbaiki desain kemasan untuk meningkatkan persepsi profesional, higienitas, dan identitas merek.</p>
Neng Lisna Nurazizah
Herdiyanti Herdiyanti
Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-31
2026-05-31
4 01
34
42
10.59422/lmp.v4i01.1233