https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/issue/feedScore: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran2026-05-31T17:21:05+00:00Yoga Religiayogareligia93@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran</strong>, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. Jurnal Lentera Managemen Pemasaran mewadahi publikasi hasil Penelitian bidang ilmu Manajemen Pemasaran yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Lentera Managemen Pemasaran merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan <strong>Mei, </strong>dan <strong>November</strong>.</p>https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1217Fashion Involvement, Shopping Lifestyle, Price Discount dan Impulse Buying: Peran Mediasi Positive Emotion2026-05-03T16:58:23+00:00Mella Sri Kencanawatimella@staff.gunadarma.ac.idReni Anggrainirenia@staff.gunadarma.ac.idRini Tesniwatitesniwati96@gmail.comDiyan Rahmawatirahmawatidian40@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fashion involvement, shopping lifestyle, dan price discount terhadap impulse buying dengan positive emotion sebagai variabel intervening pada konsumen produk fast fashion di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data diperoleh dari 200 responden yang pernah membeli produk Zara, H&M, dan Uniqlo, dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fashion involvement, shopping lifestyle, dan price discount berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Ketiga variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap positive emotion, sedangkan positive emotion terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Selain itu, positive emotion mampu memediasi pengaruh fashion involvement, shopping lifestyle, dan price discount terhadap impulse buying. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku pembelian impulsif pada fast fashion tidak hanya dipicu oleh stimulus harga, tetapi juga oleh keterlibatan konsumen pada fashion, gaya hidup berbelanja, dan pengalaman emosional positif yang muncul selama proses pembelian. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara teoritis, positive emotion dapat memperkuat pemahaman mengenai mekanisme psikologis dalam perilaku impulse buying, sedangkan secara praktis, pelaku bisnis fast fashion perlu merancang strategi pemasaran yang tidak hanya menonjolkan potongan harga, tetapi juga membangun keterlibatan fashion, pengalaman belanja yang menyenangkan, dan stimulus emosional positif bagi konsumen perkotaan.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaranhttps://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1248Loyalitas Mahasiswa, Kualitas Layanan, dan Program Beasiswa KIP: Peran Mediasi Kepuasan Mahasiswa2026-05-19T10:16:49+00:00Nabilah Syifa’ Savirasyifa.202510029@mhs.pelitabangsa.ac.idRetno Purwani Setyaningrumretno.purwaningrum@pelitabangsa.ac.idTri Ngudi Wiyatnotringudi@pelitabangsa.ac.id<p>Perguruan tinggi dituntut tidak hanya memberikan layanan akademik yang baik, tetapi juga memastikan program bantuan pendidikan berjalan efektif agar mampu meningkatkan kepuasan dan loyalitas mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan dan program beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah terhadap loyalitas mahasiswa dengan kepuasan mahasiswa sebagai variabel mediasi pada mahasiswa aktif penerima beasiswa di Universitas Pelita Bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap loyalitas mahasiswa. Program beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah berpengaruh signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas mahasiswa, baik secara langsung maupun melalui kepuasan sebagai variabel mediasi. Sebaliknya, kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan maupun loyalitas mahasiswa, termasuk melalui kepuasan sebagai variabel mediasi. Temuan ini memberikan kontribusi bahwa pengelolaan program beasiswa yang transparan, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan mahasiswa lebih berperan dalam membentuk loyalitas dibandingkan kualitas layanan yang dirasakan secara umum.</p>2026-06-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaranhttps://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1230Minat Beli Generasi Z terhadap Produk UMKM Kuliner: Peran Kreativitas Konten dan Endorsement Influencer di TikTok2026-05-03T17:00:27+00:00Muhammad Rijal Siddiqmuhammadrijalsiddiq@gmail.comBarin Barlianbarinbarlian@unper.ac.id<p>Pemanfaatan TikTok sebagai saluran pemasaran digital membuka akses yang luas bagi UMKM kuliner dalam menjangkau konsumen Generasi Z, meskipun tingginya frekuensi penyajian konten belum secara otomatis mendorong peningkatan minat beli. Dalam konteks tersebut, kajian ini menguji hubungan antara kreativitas konten dan <em>endorsement</em> <em>influencer</em> terhadap minat beli konsumen pada UMKM kuliner kategori café dan jajanan kekinian di Kota Tasikmalaya. Pendekatan kuantitatif dengan metode <em>explanatory</em> <em>research</em> diterapkan untuk menjelaskan keterkaitan antarvariabel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan Generasi Z di Kota Tasikmalaya, aktif menggunakan TikTok, dan pernah melihat konten UMKM kuliner, dengan teknik <em>purposive</em> <em>sampling</em>. Selanjutnya, pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS untuk mengukur kekuatan pengaruh masing-masing variabel. Temuan empiris memperlihatkan bahwa baik kreativitas konten maupun <em>endorsement</em> <em>influencer</em> memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen, baik secara parsial maupun simultan. Di antara keduanya, <em>endorsement</em> <em>influencer</em> menunjukkan kontribusi yang lebih dominan dalam mendorong minat beli. Hasil ini mengindikasikan bahwa strategi pemasaran yang mengombinasikan pengelolaan konten kreatif dan pemilihan <em>influencer</em> yang tepat dapat meningkatkan efektivitas promosi UMKM kuliner di TikTok. Oleh sebab itu, temuan ini dapat dijadikan dasar pertimbangan bagi pelaku UMKM dalam merancang strategi pemasaran digital yang lebih selaras dengan karakteristik Generasi Z.</p>2026-06-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaranhttps://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1253Social Media Marketing, Brand Awareness, and Consumer Reviews in Gen Z Skincare Purchase Decisions2026-05-27T16:04:20+00:00Theresia Auroratheresia.aurora@binus.ac.idArbi Siti RabiaharbiD5476@binus.ac.id<p>This study aims to analyze the influence of Social Media Marketing, Brand Awareness, and Customer Reviews on Purchase Decisions for local skincare products among Generation Z in the Jabodetabek area. The data collection method was carried out by distributing questionnaires using Google Form media, with a sample size of 301 respondents. The data analysis technique used was multiple linear regression analysis, with the help of SPSS version 25 software. The results of the study showed that Social Media Marketing, Brand Awareness, and Customer Reviews had a positive and significant effect on purchase decisions (Purchase Decision) for local skincare products. This finding indicates that these three variables are important factors that need to be considered by business actors in increasing Gen Z consumers' purchasing decisions for local skincare products.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaranhttps://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1239Determinan Minat Berbisnis Online (E-Business) dikalangan Mahasiswa2026-05-08T15:02:32+00:00Nurul Wahdiniwahdini88@gmail.comAkka Latifah Jusdienarakkayusdinar@gmail.comAndy Sukrisnoandysukrisno@gmail.comRatnawita Ratnawitawitadosen@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor psikologis dan teknologi terhadap minat berbisnis online mahasiswa dalam konteks e-business di Indonesia. Penelitian ini mengkombinasikan variabel self-efficacy, literasi digital, perceived ease of use, perceived usefulness, dan attitude dalam satu model penelitian untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai determinan minat berbisnis online mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 128 mahasiswa menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy, literasi digital, perceived ease of use, perceived usefulness, dan attitude berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berbisnis online mahasiswa. Perceived usefulness menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap minat berbisnis online, diikuti oleh attitude. Model penelitian mampu menjelaskan variasi minat berbisnis online sebesar 56,3%. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan literasi digital, kepercayaan diri, serta pemahaman mengenai manfaat teknologi digital perlu diperkuat untuk mendorong minat kewirausahaan mahasiswa di era digital. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan cakupan sampel yang lebih luas dan menambahkan variabel lain yang relevan agar hasil penelitian menjadi lebih komprehensif.</p>2026-06-12T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaranhttps://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1222Is Experience Value Still Relevant? Evidence from Tidung Island’s Digital Tourism2026-05-03T16:57:51+00:00Eko Yuliawanejuliawan86@gmail.comAltatit Dianawatialtatit02@gmail.comSentot Eko Baskorosentot@baskoro.comAldi Friatna Diraaldydira70@gmail.comTB Firman Wiraatmadjafirman.laywer88@gmail.com<p>This study is motivated by the growing role of digital technology in shaping tourist behavior, particularly its influence on revisit intention in marine tourism destinations. Previous studies have generally examined digital service quality, social media engagement, and revisit intention separately, while limited research has integrated these variables simultaneously in the context of Indonesian marine tourism destinations, creating a research gap regarding the mediating role of perceived experience value. Therefore, this study aims to analyze the effect of digital service quality and social media engagement on tourist revisit intention, with perceived experience value as a mediating variable. This study adopts a quantitative approach using an explanatory research design. Data were collected through questionnaires distributed to 170 respondents who had visited Tidung Island within the past year using purposive sampling, and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that digital service quality and social media engagement have a positive and significant effect on tourist revisit intention. Furthermore, digital service quality significantly affects perceived experience value, whereas social media engagement does not, and perceived experience value does not significantly affect revisit intention. These findings indicate that digital factors have a stronger direct influence on revisit intention than indirect effects through experiential evaluation. This study contributes theoretically by enriching the literature on digital tourism behavior and, practically, by providing insights for tourism managers to strengthen digital services and social media strategies to improve tourist loyalty and revisit intention.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaranhttps://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1229Peran Personalized Marketing Berbasis Shio dan Brand Engagement pada Platform Gofood: Peran Mediasi Brand Trust2026-05-03T16:57:04+00:00Abdul Falah Rifaldiabdulfalah1231@gmail.comIsyana RahayuIsyrahayu@gmail.com<p>Fenomena rendahnya loyalitas dan tingginya tingkat <em>brand switching</em> pada layanan <em>online food delivery</em> menjadi latar belakang utama penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran <em>brand trust</em> dalam memediasi hubungan antara strategi <em>personalized marketing</em> berbasis shio terhadap <em>brand engagement</em> pada platform GoFood. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-verifikatif. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden penghuni kos di Kabupaten Tasikmalaya yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Data dianalisis menggunakan <em>Structural Equation Modeling</em> (SEM) berbasis <em>Partial Least Square</em> (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, <em>personalized marketing</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>brand trust</em> dan <em>brand engagement</em>. Selanjutnya, <em>brand trust</em> terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara strategi personalisasi dan keterlibatan merek. Nilai <em>Goodness of Fit</em> (GoF) sebesar 0,577 menunjukkan model penelitian memiliki tingkat kelayakan yang besar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai budaya lokal, seperti Shio, ke dalam strategi personalisasi digital efektif dalam memperkuat kepercayaan dan loyalitas konsumen. Temuan ini memberikan kontribusi pada literatur pemasaran digital mengenai pentingnya pendekatan psikografis berbasis budaya untuk menciptakan keunggulan kompetitif di industri layanan pesan antar makanan.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaranhttps://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1232Keputusan Pembelian Konsumen Kuliner Kaki Lima: Peran E-WOM, Keberagaman Produk, dan Persepsi Harga di Kawasan Dadaha Tasikmalaya2026-05-03T17:01:07+00:00Fuza Fadlilatulhaqfuzafadlilatulhaq@gmail.comHerdiyanti Herdiyantiherdiyanti@uncip.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh electronic word of mouth (e-WOM), keberagaman produk, dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian konsumen kuliner kaki lima di kawasan Dadaha Tasikmalaya. Kawasan Dadaha merupakan pusat kuliner informal yang menampung ratusan pedagang kaki lima dengan tingkat persaingan tinggi, namun kajian empiris mengenai perilaku konsumen pada sektor ini masih terbatas dibandingkan studi pada sektor ritel modern dan e-commerce. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan menghadirkan konteks kuliner informal sebagai objek kajian perilaku konsumen, sekaligus memberikan kontribusi teoritis dalam memperkuat relevansi teori perilaku konsumen pada sektor usaha informal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Sebanyak 74 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan langsung di kawasan Dadaha pada April–Mei 2026. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 32,789; sig. <0,001; R² = 0,584). Secara parsial, e-WOM berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,244; sig. <0,001), persepsi harga merupakan faktor paling dominan (β = 0,754; sig. <0,001), sedangkan keberagaman produk tidak berpengaruh signifikan (β = 0,078; sig. = 0,554). Temuan ini menegaskan pentingnya strategi penetapan harga yang adil dan pemanfaatan ulasan digital bagi pedagang kuliner kaki lima.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaranhttps://jurnal.lenteranusa.id/index.php/score/article/view/1233Kualitas Produk dan Desain Kemasan Sebagai Penentu Kepuasan Pelanggan UMKM Dapur Mamah Nani Tasikmalaya2026-05-03T17:01:36+00:00Neng Lisna Nurazizahlisnanurazizah07@gmail.comHerdiyanti Herdiyantiherdiyanti@uncip.ac.id<p>UMKM kuliner di Indonesia menghadapi tantangan dalam mempertahankan daya saing, terutama terkait konsistensi kualitas produk dan profesionalisme kemasan. UMKM Dapur Mamah Nani di Tasikmalaya merupakan salah satu pelaku usaha kuliner yang sedang berkembang dan menghadapi persoalan pada standarisasi kemasan serta konsistensi kualitas produknya. Studi ini mengkaji bagaimana kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh desain kemasan dan kualitas produk pada UMKM tersebut. Pendekatan kuantitatif kausal digunakan dalam penelitian ini dengan data yang diperoleh dari 100 responden yang pernah membeli dan mengonsumsi produk dalam enam bulan terakhir. Model Persamaan Struktural berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kemasan dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dengan kualitas produk memiliki pengaruh yang lebih besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepuasan konsumen UMKM kuliner lebih dipengaruhi oleh pengalaman konsumsi langsung daripada persepsi awal yang dibentuk kemasan. Implikasi praktisnya, UMKM kuliner perlu memprioritaskan konsistensi kualitas produk terutama rasa, aroma, dan bahan baku sambil terus memperbaiki desain kemasan untuk meningkatkan persepsi profesional, higienitas, dan identitas merek.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran