Margin: Jurnal Lentera Managemen Keuangan
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/margin
<p><strong>Jurnal Lentera Managemen Keuangan</strong>, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. Jurnal Lentera Managemen Keuangan mewadahi publikasi hasil Penelitian bidang ilmu Manajemen Keuangan yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Lentera Managemen Keuangan merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan <strong>Februari, </strong>dan <strong>Agustus</strong>.</p>
Lentera Ilmu Nusantara
en-US
Margin: Jurnal Lentera Managemen Keuangan
2986-5654
<p><strong>Hak Cipta © Penulis.</strong><br />Penulis tetap memegang hak cipta atas artikel ini dan mengizinkan jurnal untuk menerbitkannya. Artikel ini dilisensikan di bawah <strong>Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)</strong>, yang memungkinkan siapa pun untuk menggunakan, membagikan, dan mengadaptasi isi artikel selama mencantumkan atribusi yang tepat dan menggunakan lisensi yang sama untuk karya turunan.</p>
-
Efektivitas Target Penjualan Komoditi Komersial Perum BULOG Sulawesi Utara dan Gorontalo
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/margin/article/view/1249
<p>Penelitian ini menyoroti masalah ketidaksesuaian antara target penjualan yang sudah ditentukan dan hasil pendapatan yang diperoleh, yang menunjukkan adanya masalah dalam perencanaan dan penilaian strategi penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai seberapa efektif target penjualan untuk komoditi komersial di Perum BULOG Kantor Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis rasio efektivitas yang membandingkan realisasi pendapatan sebagai <em>outcome</em> terhadap target sebagai <em>output</em>. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen dari bagian bisnis terkait tiga produk utama, yaitu beras, gula, dan minyak goreng. Hasil analisis menunjukkan variasi kinerja: komoditi gula berada dalam kategori efektif karena hasilnya mampu melebihi target tahunan, sementara komoditi beras tergolong cukup efektif. Di sisi lain, komoditi minyak goreng dianggap tidak efektif karena penjualannya sangat jauh dari target yang ditentukan. Secara keseluruhan, besarnya varian negatif pada beberapa komoditi disebabkan oleh penetapan target yang kurang responsif terhadap perubahan pasar musiman. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun secara keseluruhan kinerja penjualan terbilang baik, terdapat ketidakefektifan yang signifikan pada komoditi minyak goreng yang memerlukan analisis lebih mendalam. Rekomendasi yang diberikan meliputi penerapan target yang lebih adaptif serta peningkatan distribusi jaringan untuk mengurangi potensi kehilangan omzet di masa yang akan datang.</p>
Nathalia Ericha Sanggasi
Lusye Corvanty Kumaat
Nixon Sondakh
Copyright (c) 2026 Nathalia Ericha Sanggasi, Lusye Corvanty Kumaat, Nixon Sondakh
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-06
2026-06-06
4 02
92
100
10.59422/margin.v4i02.1249
-
Corporate Social Responsibility, Sustainability Report, dan Kinerja Keuangan: Studi pada Perusahaan Tambang
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/margin/article/view/1228
<p>Banyak perusahaan masih berfokus pada peningkatan kinerja keuangan dengan mengabaikan aspek keberlanjutan, padahal penerapan keberlanjutan dapat meningkatkan citra dan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CSR (<em>Corporate Social Responsibility</em>) dan SR (<em>Sustainability Report</em>) terhadap kinerja keuangan pada perusahaan pertambangan dan perusahaan pendukungnya yang tercatat di BEI (Bursa Efek Indonesia) periode 2021–2024. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kausal yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik <em>purposive sampling </em>dan terdiri dari 15 perusahaan pertambangan dan pendukungnya yang terdaftar di BEI selama 4 tahun pengamatan, sehingga diperoleh 60 unit observasi. Penelitian ini menggunakan <em>Microsoft Excel</em> untuk mengukur variabel dan <em>EViews</em> untuk menganalisis data melalui statistik deskriptif dan regresi data panel. Hasil dari penelitian ini adalah CSR secara parsial tidak mempengaruhi kinerja keuangan, SR secara parsial mempengaruhi kinerja keuangan, dan CSR & SR secara simultan mempengaruhi kinerja keuangan. Hasil ini membuktikan pelaksanaan CSR perlu diungkapkan melalui SR untuk meningkatkan kinerja keuangan, karena tidak hanya memastikan keberlanjutan dijalankan tetapi juga memastikan informasi tersampaikan dengan baik, sehingga mampu membangun kepercayaan dan dukungan <em>stakeholder</em>. Kajian ini memberikan implikasi teoretis berupa bukti pendukung terhadap landasan teori penelitian yang menjelaskan pentingnya perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial serta mempublikasikannya. Kajian ini juga memberikan implikasi praktis bagi manajemen perusahaan dalam meningkatkan penerapan CSR dan transparansi SR, serta bagi investor sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi.</p>
Marcelo Sumaraw
Hedy Desiree Rumambi
Wenny Anggresia Ginting
Copyright (c) 2026 Marcelo Sumaraw, Hedy Desiree Rumambi, Wenny Anggresia Ginting
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-05
2026-06-05
4 02
64
78
10.59422/margin.v4i02.1228
-
Strategi Manajemen Piutang di Tengah Krisis: Apakah Financial Distress Mendorong Agresivitas Kredit dengan Peran Moderasi Kualitas Audit pada Perusahaan Manufaktur?
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/margin/article/view/1210
<p>Di tengah volatilitas ekonomi, strategi pengelolaan modal kerja yang efektif menjadi penentu utama kelangsungan hidup perusahaan, terutama dalam menghadapi dinamika kebijakan piutang dagang saat krisis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh <em>financial distress</em> dan <em>financing constraint </em>terhadap <em>trade credit provision</em>, serta menguji kemampuan <em>audit quality</em> sebagai variabel moderasi. Meskipun studi terdahulu menunjukkan hasil inkonsisten, riset ini mengisi celah teoretis dengan menguji <em>substitution logic </em>di <em>emerging market</em> serta potensi kegagalan peran audit quality sebagai mekanisme monitoring saat krisis. Populasi penelitian mencakup perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode krisis dan pemulihan ekonomi tahun 2019 hingga 2024. Dengan metode <em>purposive sampling</em>, diperoleh total sampel akhir sebanyak 118 data observasi setelah penanganan data ekstrem. Teknik analisis yang diterapkan adalah regresi data panel melalui program EViews 12. Hasil pengujian empiris menunjukkan bahwa <em>financial distress</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyediaan kredit perdagangan, sedangkan <em>financing constraint</em> tidak memiliki pengaruh nyata. Lebih lanjut, <em>audit quality</em> terbukti gagal memoderasi kedua hubungan tersebut sehingga diklasifikasikan sebagai non-moderator. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya manajemen perusahaan untuk memitigasi risiko likuiditas melalui pengetatan kebijakan kredit, evaluasi kelayakan pelanggan secara berkala, serta penguatan manajemen kas guna menjaga kelangsungan usaha.</p>
Yuli Herianto
Paula Theodora
RR Prima Dita Hapsari
Copyright (c) 2026 Yuli Herianto, Paula Theodora, RR Prima Dita Hapsari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-13
2026-06-13
4 02
140
158
10.59422/margin.v4i02.1210
-
Sistem Akuntansi Keberlanjutan, Kapabilitas Organisasi, dan Kualitas Pelaporan Keberlanjutan pada Perusahaan Pertambangan: Peran Moderasi Tekanan ESG
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/margin/article/view/1257
<p>Penelitian ini menguji pengaruh <em>sustainability accounting system</em> (SAS) dan <em>organizational capability</em> (OC) terhadap <em>sustainability reporting quality</em> (SRQ), dengan <em>ESG pressure</em> (ESGP) sebagai variabel moderasi. Dengan merujuk pada teori institusional, teori pemangku kepentingan, teori legitimasi, dan teori kapabilitas dinamis, ESGP diposisikan sebagai mekanisme penguatan institusional. Penelitian ini menggunakan sampel 38 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2025, dengan total 228 observasi perusahaan-tahun. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAS berpengaruh positif terhadap SRQ (β = 0,318; p < 0,01; dua arah), sedangkan OC menunjukkan pengaruh paling kuat (β = 0,421; p < 0,01). ESGP secara signifikan memperkuat hubungan SAS terhadap SRQ (β = 0,214; p < 0,01) dan hubungan OC terhadap SRQ (β = 0,287; p < 0,01). Uji ketahanan menggunakan model jeda satu tahun dan ukuran SRQ dikotomis alternatif mengonfirmasi kestabilan temuan penelitian (R² = 0,694; Q² = 0,512). Temuan ini menunjukkan bahwa SRQ mencerminkan kematangan tata kelola keberlanjutan yang dibentuk oleh interaksi antara kapasitas internal dan tekanan institusional eksternal. ESGP tidak bekerja secara mandiri, melainkan berfungsi sebagai mekanisme penguatan yang efektif ketika didukung oleh SAS dan OC yang memadai. Secara manajerial, perusahaan perlu memperkuat sistem informasi keberlanjutan dan kapabilitas organisasi secara bersamaan, tidak sebatas memenuhi kepatuhan simbolis. Keterbatasan utama penelitian ini mencakup penggunaan sampel dari satu sektor industri dan adanya potensi endogenitas residual.</p>
Sabaruddinsah Sabaruddinsah
Neng Asiah
Copyright (c) 2026 Sabaruddinsah Sabaruddinsah, Neng Asiah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-06
2026-06-06
4 02
101
125
10.59422/margin.v4i02.1257
-
Peran Kapabilitas Keuangan dan Literasi Keuangan Digital Terhadap Perilaku Keuangan Pelaku UMKM di Kota Palopo
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/margin/article/view/1231
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kapabilitas keuangan dan literasi keuangan digital terhadap perilaku keuangan pelaku UMKM di Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 130 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara langsung dan melalui <em>Google Form</em>, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas keuangan dan literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan variasi perilaku keuangan pelaku UMKM secara cukup kuat. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan serta pemanfaatan teknologi keuangan digital dapat mendorong perilaku keuangan yang lebih rasional, terencana, dan berkelanjutan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi empiris terkait pentingnya penguatan literasi dan kapabilitas keuangan dalam mendukung keberlanjutan UMKM di era ekonomi digital.</p>
Muh. Resky Aditya. W
Samsul Bachri
Asriany Asriany
Copyright (c) 2026 Muh. Resky Aditya. W, Samsul Bachri, Asriany Asriany
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-05
2026-06-05
4 02
79
91
10.59422/margin.v4i02.1231
-
Komparasi Metode Grover dan Springate dalam Memprediksi Kebangkrutan Emiten Farmasi Indonesia Periode 2020-2024
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/margin/article/view/1218
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kebangkrutan PT Indofarma Tbk, PT Kalbe Farma Tbk, dan PT Kimia Farma Tbk selama periode 2020–2024 dengan menggunakan metode Grover dan Springate, serta membandingkan hasil prediksi dari kedua model tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari situs resmi masing-masing perusahaan. Analisis dilakukan melalui perhitungan rasio keuangan yang menjadi komponen G-Score dan S-Score, kemudian hasilnya diklasifikasikan ke dalam kategori sehat atau berpotensi bangkrut berdasarkan nilai cut-off masing-masing model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut metode Grover, PT Indofarma Tbk dan PT Kimia Farma Tbk berada dalam kondisi sehat pada awal periode pengamatan, namun sejak tahun 2022 hingga 2024 diprediksi berpotensi bangkrut. PT Kalbe Farma Tbk tetap berada dalam kategori sehat selama periode penelitian. Menurut metode Springate, PT Indofarma Tbk dan PT Kimia Farma Tbk diprediksi berpotensi bangkrut selama periode 2020-2024, sedangkan PT Kalbe Farma Tbk tetap sehat. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua metode menghasilkan klasifikasi yang berbeda pada beberapa perusahaan karena perbedaan komponen rasio dan sensitivitas penilaian.</p>
Siti Nuraini Muthmainah
Tri Damayanti
Christina Dewi Wulandari
Copyright (c) 2026 Siti Nuraini Muthmainah, Tri Damayanti, Christina Dewi Wulandari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-06
2026-06-06
4 02
126
139
10.59422/margin.v4i02.1218