Pengaruh Inklusi Keuangan dan Pengelolaan Keuangan dalam Mendorong Kinerja UMKM Sektor Makanan di Kabupaten Tasikmalaya

Authors

  • Siti jubaedah Universitas Cipasung Tasikmalaya
  • Dewi Ratnasari Astuti Universitas Cipasung Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.59422/margin.v4i02.1516

Keywords:

inklusi keuangan, pengelolaan keuangan, kinerja umkm, sektor makanan, kabupaten tasikmalaya, resource based view

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh inklusi dan pengelolaan keuangan terhadap kinerja UMKM sektor makanan di Kabupaten Tasikmalaya. Studi ini dilatarbelakangi oleh penurunan jumlah UMKM dan anomali di lapangan, di mana akses keuangan tidak berbanding lurus dengan peningkatan kinerja usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Sampel yang digunakan sebanyak 100 pelaku UMKM yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang didahului dengan transformasi MSI serta uji asumsi klasik. Pada hasil penelitian Inklusi Keuangan: Berpengaruh negatif dan signifikan. Akses layanan keuangan formal belum dimanfaatkan secara produktif dan hanya dipakai untuk bertahan (survival mode), sehingga justru menjadi beban keuangan. Pengelolaan Keuangan: Berpengaruh positif, signifikan, dan dominan. Semakin baik perencanaan dan pencatatan keuangannya, semakin tinggi pula kinerja UMKM tersebut. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dan pelatihan dari pemerintah maupun lembaga keuangan agar pelaku UMKM mampu memanfaatkan dana secara produktif dan membenahi tata kelola keuangannya. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah variabel baru seperti literasi keuangan, digitalisasi, atau orientasi kewirausahaan.

Downloads

Published

2026-08-23