Model Inklusi Keuangan UMKM Berbasis Kualitas Layanan dan Biaya Transaksi

Authors

  • Salmita Salmita Universitas Muhammadiyah Palopo
  • Jumawan Jasman Universitas Muhammadiyah Palopo
  • Sofyan Syamsuddin Universitas Muhammadiyah Palopo

DOI:

https://doi.org/10.59422/margin.v4i02.1479

Keywords:

kualitas layanan keuangan, biaya transaksi, inklusi keuangan

Abstract

Meskipun peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat vital bagi perekonomian lokal, pemanfaatan layanan keuangan formal oleh sebagian besar pelaku UMKM masih tergolong rendah akibat kendala kualitas layanan yang belum optimal dan biaya transaksi yang relatif mahal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model inklusi keuangan UMKM berbasis kualitas layanan keuangan dan biaya transaksi di Kota Palopo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner terstruktur. Populasi penelitian berjumlah 15.759 UMKM dengan sampel 99 responden pengambil keputusan usaha yang ditentukan secara purposive sampling dan dikalkulasi ukurannya menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan melalui pengujian asumsi klasik dan regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara parsial, kualitas layanan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan UMKM di Kota Palopo (t = 2,571; p = 0,012). Demikian pula biaya transaksi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap inklusi keuangan (t = 4,577; p = 0,001). Nilai R² sebesar 0,465 mengindikasikan bahwa 46,5% variabilitas inklusi keuangan dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan yang responsif serta biaya transaksi yang terjangkau dan efisien merupakan pendorong kunci dalam memperluas keberlanjutan pemanfaatan sistem keuangan formal oleh UMKM di daerah berkembang.

Downloads

Published

2026-08-23