Rasio Keuangan Perbankan dan Nilai Perusahaan: Peran Profitabilitas sebagai Variabel Mediasi

Authors

  • Happyta Agustin STIE ARLINDO
  • Didik Setiyadi STIE ARLINDO

DOI:

https://doi.org/10.59422/margin.v4i02.1336

Keywords:

NPL, LDR, BOPO, CAR, ROA, PBV

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh risiko kredit (NPL), likuiditas (LDR), efisiensi operasional (BOPO), dan kecukupan modal (CAR) terhadap nilai perusahaan (PBV), baik secara langsung maupun melalui profitabilitas (ROA) sebagai variabel mediasi, pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan melalui metode purposive sampling sehingga diperoleh 33 bank dengan total 165 observasi yang membentuk data panel seimbang. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Random Effect Model yang dikoreksi melalui standard error kokoh berbasis klaster, sedangkan peran mediasi diuji menggunakan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, sementara CAR berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan NPL dan LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Terhadap PBV, BOPO berpengaruh negatif dan signifikan, dan NPL berpengaruh negatif signifikan pada taraf 10%, sementara LDR, CAR, dan ROA tidak berpengaruh signifikan. Pengujian mediasi membuktikan bahwa ROA tidak memediasi pengaruh keempat rasio terhadap PBV, karena profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap PBV. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan PBV perbankan lebih ditentukan oleh efisiensi operasional dan risiko kredit secara langsung dibandingkan melalui jalur profitabilitas. Temuan ini menyiratkan pentingnya pengendalian biaya operasional bagi manajemen bank serta perhatian investor terhadap rasio efisiensi dan risiko kredit.

Downloads

Published

2026-08-19