Sistem Akuntansi Keberlanjutan, Kapabilitas Organisasi, dan Kualitas Pelaporan Keberlanjutan pada Perusahaan Pertambangan: Peran Moderasi Tekanan ESG

Authors

  • Sabaruddinsah Sabaruddinsah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Neng Asiah Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.59422/margin.v4i02.1257

Keywords:

sistem akuntansi keberlanjutan, kapabilitas organisasi, tekanan ESG, kualitas pelaporan keberlanjutan

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh sustainability accounting system (SAS) dan organizational capability (OC) terhadap sustainability reporting quality (SRQ), dengan ESG pressure (ESGP) sebagai variabel moderasi. Dengan merujuk pada teori institusional, teori pemangku kepentingan, teori legitimasi, dan teori kapabilitas dinamis, ESGP diposisikan sebagai mekanisme penguatan institusional. Penelitian ini menggunakan sampel 38 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2025, dengan total 228 observasi perusahaan-tahun. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAS berpengaruh positif terhadap SRQ (β = 0,318; p < 0,01; dua arah), sedangkan OC menunjukkan pengaruh paling kuat (β = 0,421; p < 0,01). ESGP secara signifikan memperkuat hubungan SAS terhadap SRQ (β = 0,214; p < 0,01) dan hubungan OC terhadap SRQ (β = 0,287; p < 0,01). Uji ketahanan menggunakan model jeda satu tahun dan ukuran SRQ dikotomis alternatif mengonfirmasi kestabilan temuan penelitian (R² = 0,694; Q² = 0,512). Temuan ini menunjukkan bahwa SRQ mencerminkan kematangan tata kelola keberlanjutan yang dibentuk oleh interaksi antara kapasitas internal dan tekanan institusional eksternal. ESGP tidak bekerja secara mandiri, melainkan berfungsi sebagai mekanisme penguatan yang efektif ketika didukung oleh SAS dan OC yang memadai. Secara manajerial, perusahaan perlu memperkuat sistem informasi keberlanjutan dan kapabilitas organisasi secara bersamaan, tidak sebatas memenuhi kepatuhan simbolis. Keterbatasan utama penelitian ini mencakup penggunaan sampel dari satu sektor industri dan adanya potensi endogenitas residual.

Downloads

Published

2026-06-06