Literasi Keuangan, Kemudahan Penggunaan, dan Minat Adopsi QRIS pada Generasi Z di Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.59422/margin.v4i01.1123Keywords:
Generasi Z, Kemudahan penggunaan, Literasi keuangan, Minat penggunaan, QRISAbstract
Era digital mendorong pesatnya perkembangan Financial Technology (Fintech) di Indonesia, dengan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) menjadi inovasi kunci dalam sistem pembayaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Literasi Keuangan (X1) dan Kemudahan Penggunaan (X2) terhadap Minat Penggunaan QRIS (Y) oleh Generasi Z di Bekasi, yang merupakan pengguna dominan dalam ekosistem pembayaran digital ini. Menggunakan metode kuantitatif kausal, data dikumpulkan dari 100 responden Generasi Z di Bekasi melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Regresi Linier Berganda dengan SPSS, di mana hasil uji asumsi klasik menunjukkan model regresi telah memenuhi syarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi memenuhi asumsi klasik. Analisis membuktikan bahwa Literasi Keuangan dan Kemudahan Penggunaan, baik secara parsial maupun simultan, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Penggunaan QRIS oleh Generasi Z di Bekasi. Secara kolektif, kedua variabel ini memberikan kontribusi pengaruh yang substansial, dengan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar model penelitian.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nazwa Safira, Nur Aliza Gunawan, Wiji Safitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta © Penulis.
Penulis tetap memegang hak cipta atas artikel ini dan mengizinkan jurnal untuk menerbitkannya. Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang memungkinkan siapa pun untuk menggunakan, membagikan, dan mengadaptasi isi artikel selama mencantumkan atribusi yang tepat dan menggunakan lisensi yang sama untuk karya turunan.
