Lentera Pengabdian
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp
<p><strong>Jurnal Lentera Pengabdian</strong>, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. Jurnal Lentera Pengabdian mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat dari berbagai macam disiplin ilmu yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Lentera Pengabdian merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan <strong><strong>Januari, April, Juli </strong></strong>dan<strong><strong>Oktober</strong></strong>.</p>
Lentera Ilmu Nusantara
en-US
Lentera Pengabdian
2985-6140
<p><strong>Hak Cipta © Penulis.</strong><br />Penulis tetap memegang hak cipta atas artikel ini dan mengizinkan jurnal untuk menerbitkannya. Artikel ini dilisensikan di bawah <strong>Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)</strong>, yang memungkinkan siapa pun untuk menggunakan, membagikan, dan mengadaptasi isi artikel selama mencantumkan atribusi yang tepat dan menggunakan lisensi yang sama untuk karya turunan.</p>
-
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan dan Penghitungan Pajak bagi UMKM Kabupaten Bekasi
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1348
<p>Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kabupaten Bekasi masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama dalam pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, dan penghitungan kewajiban pajak. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya kualitas informasi keuangan yang digunakan dalam pengambilan keputusan usaha serta pemenuhan kewajiban perpajakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan serta menghitung pajak berdasarkan data keuangan yang dimiliki. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2026 di Universitas Pelita Bangsa dengan melibatkan 13 pelaku usaha sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik penyusunan laporan keuangan, penerapan aplikasi pencatatan keuangan digital, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, penghitungan pajak, dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan keuangan usaha. Peserta juga mampu menyusun laporan keuangan sederhana dan melakukan perhitungan pajak berdasarkan data usaha yang dimiliki. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola keuangan secara lebih tertib, akuntabel, dan berkelanjutan. Dengan demikian, pelatihan dan pendampingan yang diberikan dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan yang efektif untuk mendukung penguatan tata kelola keuangan dan kepatuhan pajak pada usaha mikro, kecil, dan menengah.</p>
Ahmad Bukhori Muslim
Vista Yulianti
Agus Fuadi
Immanuel Setyawan Silitonga
Copyright (c) 2026 Ahmad Bukhori Muslim, Vista Yulianti, Agus Fuadi, Immanuel Setyawan Silitonga
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 02
141
150
10.59422/lp.v4i02.1348
-
Lokakarya Penyusunan Program Pembelajaran Individu PAUD dan SD Inklusi Muhammadiyah di Sukabumi, Indonesia
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1215
<p>Lokakarya ini bertujuan membantu guru dalam menyusun laporan Program Pembelajaran Individu (PPI) yang sesuai dengan kebutuhan unik setiap anak berkebutuhan khusus. Peserta kegiatan adalah guru PAUD dan SD Muhammadiyah di bawah naungan amal usaha Universitas Muhammadiyah. Pelaksanaan lokakarya ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap awal, tahap inti, dan tahap akhir yang dirancang secara sistematis. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun dan mengimplementasikan PPI, disertai dengan meningkatnya komitmen untuk mendukung perkembangan optimal siswa di lingkungan pendidikan. Namun, Sebagian besar guru masih menghadapi kendala dalam proses penyusunan PPI, terutama dalam mengidentifikasi kebutuhan individual siswa secara tepat dan komprehensif. Melalui lokakarya ini, sebagian besar guru telah mampu menyusun PPI dengan lebih baik serta mulai menerapkan analisis kebutuhan siswa di sekolah masing-masing secara lebih terarah. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik khususnya anak berkebutuhan khusus secara berkelanjutan.</p>
Elnawati Elnawati
Astri Sutisnawati
Redi Awal Maulana
Ibnu Hurri
Copyright (c) 2026 Elnawati Elnawati, Astri Sutisnawati, Redi Awal Maulana, Ibnu Hurri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-04-23
2026-04-23
4 02
36
44
10.59422/lp.v4i02.1215
-
Penguatan Literasi Financial Technology bagi UMKM Binaan Rumah BUMN Banjaran Soreang dalam Mendorong Inklusi Keuangan Digital
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1346
<p>Rendahnya pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap layanan keuangan digital menjadi salah satu faktor yang menghambat optimalisasi pemanfaatan <em>Financial Technology (Fintech)</em> dalam mendukung pengembangan usaha dan peningkatan inklusi keuangan. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada sebagian UMKM binaan Rumah BUMN Banjaran Soreang yang masih memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai jenis, manfaat, risiko, serta keamanan penggunaan layanan <em>Fintech</em>. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi <em>Financial Technology (Fintech)</em> guna mendorong peningkatan inklusi keuangan bagi UMKM binaan Rumah BUMN Banjaran Soreang. Metode yang digunakan adalah <em>Participatory Action Research (PAR)</em> yang menekankan partisipasi aktif peserta dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai konsep <em>Fintech</em>, jenis layanan keuangan digital, legalitas penyelenggara layanan, keamanan transaksi digital, serta pemanfaatan <em>Fintech</em> untuk mendukung aktivitas usaha. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya penggunaan layanan keuangan formal berbasis digital sebagai sarana untuk memperluas akses keuangan dan meningkatkan efisiensi usaha. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan <em>Participatory Action Research (PAR)</em> efektif dalam meningkatkan literasi <em>Financial Technology (Fintech)</em> dan mendorong kesiapan UMKM dalam memanfaatkan layanan keuangan digital, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan inklusi keuangan dan penguatan kapasitas usaha di era ekonomi digital.</p>
Agung Pramayuda
Mugi Puspita
Irfan Achmad Musadat
Retno Widya Ningrum
Raffa Al Fahrip Putra
Wildan Nur Zaman
Copyright (c) 2026 Agung Pramayuda, Mugi Puspita, Irfan Achmad Musadat, Retno Widya Ningrum, Raffa Al Fahrip Putra, Wildan Nur Zaman
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 02
176
185
10.59422/lp.v4i02.1346
-
Pendampingan Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Daya Saing dan Penjualan Produk Pertanian Di UPTD KPPP Kabupaten Lombok Utara
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1209
<p>Perkembangan sektor pertanian di Kabupaten Lombok Utara memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun masih dihadapkan pada berbagai permasalahan, khususnya dalam aspek pemasaran produk. Rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap strategi pemasaran, terbatasnya akses pasar, serta minimnya pemanfaatan media digital menjadi kendala utama dalam meningkatkan daya saing dan penjualan produk pertanian. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha pertanian melalui pendampingan strategi pemasaran. Kegiatan dilaksanakan di UPTD Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (KPPP) Kabupaten Lombok Utara dengan metode pendekatan sosialisasi edukatif dan dievaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 36% pada pre-test menjadi 88% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 52%. Selain itu, peserta mulai mampu menerapkan strategi pemasaran yang lebih efektif, seperti pemanfaatan media sosial, inovasi kemasan produk, serta penerapan branding. Dengan demikian, kegiatan pendampingan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi pemasaran dan daya saing produk pertanian. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong pelaku usaha untuk mengembangkan strategi pemasaran yang lebih inovatif dan berkelanjutan guna meningkatkan penjualan serta kesejahteraan ekonomi.</p>
Arwin Yafi Rahmatullah
Wira Hendri
Pebri Lita Lina
Nadia Nadia
Supatria Satia Darma
Copyright (c) 2026 Arwin Yafi Rahmatullah, Wira Hendri, Pebri Lita Lina, Nadia Nadia, Supatria Satia Darma
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-04-24
2026-04-24
4 02
45
50
10.59422/lp.v4i02.1209
-
Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris Pariwisata melalui Pelatihan Tourism Vocabulary bagi Pelaku Desa Wisata Lantan, Lombok Tengah
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1286
<p>Kompetensi Bahasa Inggris pariwisata merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki pelaku wisata dalam memberikan pelayanan yang profesional kepada wisatawan. Namun, hasil observasi awal di Desa Wisata Lantan, Kabupaten Lombok Tengah, menunjukkan bahwa sebagian pelaku wisata masih memiliki keterbatasan dalam penggunaan kosakata Bahasa Inggris yang berkaitan dengan aktivitas pelayanan wisata. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris pariwisata pelaku desa wisata melalui pelatihan Tourism Vocabulary. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Januari 2026 melalui pelatihan selama satu hari yang melibatkan 24 orang peserta yang terdiri dari anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pemuda desa, dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi kebutuhan, pre-test, penyampaian materi tourism vocabulary, role-play, simulasi pelayanan wisata, dan post-test. Materi pelatihan mencakup penggunaan subject pronouns, greeting and welcoming tourists, giving directions, introducing tourist attractions, serta kosakata yang umum digunakan dalam pelayanan wisata. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta yang ditunjukkan dengan kenaikan nilai rata-rata dari 16,13 pada pre-test menjadi 18,17 pada post-test atau meningkat sebesar 2,04 poin. Selain peningkatan pemahaman terhadap kosakata dan struktur Bahasa Inggris dasar, peserta juga menunjukkan perkembangan dalam keterampilan komunikasi melalui praktik percakapan dan simulasi pelayanan wisata. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan kosakata yang berkaitan dengan potensi lokal, aspek pelafalan/pronunciation, dan tingkat kepercayaan diri peserta dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris. Secara umum, pelatihan Tourism Vocabulary terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi komunikasi Bahasa Inggris pelaku wisata dan berpotensi mendukung peningkatan kualitas pelayanan wisata Desa Wisata Lantan.</p>
Makiah Makiah
Zahrah Zahrah
Bagas Anggara
Copyright (c) 2026 Makiah Makiah, Zahrah Zahrah, Bagas Anggara
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 02
110
118
10.59422/lp.v4i02.1286
-
Digitalisasi Pencatatan Keuangan dan Perpajakan bagi UMKM Kabupaten Bekasi melalui Pelatihan Berbasis Praktik
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1351
<p>Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kabupaten Bekasi masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan dan perpajakan, terutama terkait pencatatan transaksi yang belum terstruktur dan masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya kualitas laporan keuangan, keterbatasan dalam pengambilan keputusan usaha, serta kurang optimalnya pemenuhan kewajiban perpajakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam melakukan pencatatan keuangan dan pengelolaan perpajakan berbasis digital guna mendukung peningkatan kinerja usaha. Kegiatan dilaksanakan di Universitas Pelita Bangsa pada tanggal 13 Maret 2026 dengan melibatkan 21 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, penggunaan aplikasi digital, dan pengelolaan perpajakan. Peserta juga mampu mengimplementasikan sistem pencatatan keuangan digital secara mandiri sehingga proses pengelolaan keuangan menjadi lebih sistematis dan efisien. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas manajerial pelaku usaha. Dengan demikian, digitalisasi pencatatan keuangan dan perpajakan mampu mendukung peningkatan kualitas pengelolaan usaha serta mendorong daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah secara berkelanjutan.</p>
Agus Fuadi
Sindik Widati
Ahmad Bukhori Muslim
Amelia Anggraeni
Copyright (c) 2026 Agus Fuadi, Sindik Widati, Ahmad Bukhori Muslim, Amelia Anggraeni
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 02
119
129
10.59422/lp.v4i02.1351
-
Pelatihan Digitalisasi Promosi sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas Pemasaran UMKM Binaan Rumah BUMN Banjaran
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1274
<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kemampuan pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Banjaran dalam mengelola promosi digital secara konsisten dan terukur. Sebagian pelaku UMKM telah memiliki produk aktif dan mulai menggunakan kanal digital, namun masih menghadapi kendala dalam menemukan ide konten, menyusun caption, membuat desain promosi, serta mengevaluasi kinerja promosi digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan kecerdasan buatan dan aplikasi desain digital sebagai alat bantu penyusunan konten promosi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendampingan partisipatif berbasis praktik, yang meliputi asesmen kebutuhan, penyampaian materi, praktik penyusunan ide konten, penggunaan AI untuk copywriting, pembuatan desain promosi digital, dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan di Rumah BUMN Banjaran dengan melibatkan 32 pelaku UMKM binaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan luaran berupa 15 ide konten promosi, 10 caption produk, dan 7 desain konten digital sederhana yang dapat digunakan pada media sosial usaha masing-masing. Indikator keberhasilan kegiatan ditunjukkan melalui keterlibatan aktif peserta dalam sesi praktik, tersusunnya produk luaran pelatihan, serta meningkatnya pemahaman peserta mengenai penggunaan AI sebagai alat bantu promosi berdasarkan hasil observasi. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik ini dapat mendorong peserta menggunakan AI sebagai alat bantu penyusunan konten promosi secara lebih terarah.</p>
Mugi Puspita
Irfan Achmad Musadat
Agung Pramayuda
Copyright (c) 2026 Mugi Puspita, Irfan Achmad Musadat, Agung Pramayuda
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 02
94
102
10.59422/lp.v4i02.1274
-
Penguatan Tata Kelola Keuangan UMKM melalui Akuntansi Digital dan Pelaporan Pajak Elektronik
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1349
<p>Kepatuhan pajak merupakan salah satu tantangan yang masih dihadapi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kabupaten Bekasi. Rendahnya literasi akuntansi, keterbatasan pemahaman perpajakan, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital menyebabkan pelaku usaha mengalami kesulitan dalam melakukan pencatatan keuangan dan pelaporan pajak secara tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pajak melalui integrasi akuntansi keuangan dan teknologi digital. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi terhadap 10 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Bekasi. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan penyusunan laporan keuangan, penggunaan aplikasi pencatatan digital, serta pemanfaatan layanan perpajakan elektronik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai akuntansi keuangan, perpajakan, dan teknologi digital. Peserta juga mampu menyusun laporan keuangan sederhana, mengoperasikan aplikasi pencatatan digital, serta memahami penggunaan layanan perpajakan elektronik untuk mendukung pemenuhan kewajiban perpajakan. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran dan kesiapan peserta dalam menerapkan sistem pencatatan keuangan digital secara berkelanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi akuntansi keuangan dan teknologi digital dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan usaha sekaligus mendukung kepatuhan pajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.</p>
Edi Tri Wibowo
Erlina Widayanti
Jamian Purba
Thofa Hanif Aditya
Copyright (c) 2026 Edi Tri Wibowo, Erlina Widayanti , Jamian Purba, Thofa Hanif Aditya
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 02
151
163
10.59422/lp.v4i02.1349
-
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Ekonomi Sirkular Minyak Jelantah: Model Produksi Sabun Berkelanjutan di Kulon Progo
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1219
<p>Meningkatnya permintaan minyak goreng berdampak pada tingginya produksi minyak goreng bekas, baik dari rumah tangga maupun industri. Perilaku berulang kali menggunakan minyak goreng bekas berbahaya bagi kesehatan, sedangkan pembuangan yang tidak diolah menyebabkan pencemaran lingkungan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wates, Kulon Progo dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat khususnya ibu rumah tangga dalam mengolah minyak jelantah bekas menjadi sabun cuci daur ulang. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan sistem pengolahan limbah memasak bekas berdasarkan kepedulian lingkungan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berurutan, yaitu (1) sosialisasi tentang dampak negatif minyak jelantah terhadap kesehatan dan lingkungan, (2) pelatihan pemurnian minyak jelantah dengan arang kayu, (3) pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun daur ulang, 4) penjelasan strategi pengemasan dan pemasaran. Hasil dari kegiatan ini adalah teknik pemurnian minyak goreng yang digunakan, produk sabun cuci daur ulang, serta wawasan pengemasan dan pemasaran. Kegiatan ini juga dapat menunjukkan peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku: 21% peserta mengetahui bahwa minyak goreng bekas dapat diolah menjadi sabun, 20% memahami langkah-langkah pembuatannya, 20% berkomitmen untuk tidak sembarangan membuang minyak, 19% tertarik untuk mencoba membuat sabun di rumah, dan 20% siap berbagi ilmu dengan lingkungan sekitar. Program ini terbukti efektif dalam memberdayakan masyarakat, mengurangi pencemaran lingkungan, dan membuka peluang usaha rumah tangga.</p>
Sri Rahayu
Septiari Nawanksari
Ayu Diana Ansori
Hanafi Hajar Rahmawati
Julia Anisa Putri
Ghatafa Rizkidian Ramadhan
Ibrahim Abdulloh Hanif
Ardila Dwi Rahma Ningrum
Copyright (c) 2026 Sri Rahayu, Septiari Nawanksari, Ayu Diana Ansori, Hanafi Hajar Rahmawati, Julia Anisa Putri, Ghatafa Rizkidian Ramadhan, Ibrahim Abdulloh Hanif, Ardila Dwi Rahma Ningrum
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-04-30
2026-04-30
4 02
64
73
10.59422/lp.v4i02.1219
-
Pendampingan Perencanaan Pajak dan Pencatatan Keuangan Berbasis SAK EMKM bagi UMKM Kabupaten Bekasi
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1347
<p>Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan dan perpajakan, terutama terkait pencatatan transaksi usaha yang belum sistematis serta rendahnya pemahaman mengenai perencanaan pajak. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas laporan keuangan, kepatuhan perpajakan, dan efisiensi pengelolaan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam menyusun pencatatan keuangan yang terstruktur serta memahami perencanaan pajak untuk mendukung efisiensi beban pajak. Kegiatan dilaksanakan di Universitas Pelita Bangsa dengan melibatkan tujuh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dari Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik penyusunan laporan keuangan, pendampingan, serta evaluasi melalui pengukuran tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pencatatan keuangan dan perpajakan, serta meningkatnya kemampuan dalam menyusun laporan keuangan sederhana dan menerapkan pengelolaan pajak yang lebih terencana. Selain itu, peserta menunjukkan komitmen untuk menerapkan sistem pencatatan keuangan yang lebih baik dalam kegiatan usaha sehari-hari. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan dan perpajakan pelaku usaha sehingga dapat mendukung pengelolaan usaha yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.</p>
Benny Oktaviano
Jamian Purba
Edi Tri Wibowo
Zahra Tusyita Tazkiya
Copyright (c) 2026 Benny Oktaviano, Jamian Purba, Edi Tri Wibowo, Zahra Tusyita Tazkiya
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 02
130
140
10.59422/lp.v4i02.1347
-
Peran Ibu dalam Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1214
<p>Pengasuhan anak di era digital menghadirkan tantangan yang signifikan bagi keluarga, terutama dalam mengelola penggunaan teknologi oleh anak serta meminimalkan dampak negatifnya. Banyak orang tua belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk membimbing anak secara efektif di tengah pesatnya perkembangan digital. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membekali orang tua dengan strategi praktis pengasuhan digital, meningkatkan kesadaran akan pentingnya komunikasi positif dalam keluarga, serta mengembangkan keterampilan dalam mengelola penggunaan teknologi oleh anak. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop edukasi dan pelatihan yang memadukan penyampaian materi, diskusi interaktif, serta simulasi praktik. Pelaksanaan dilakukan secara <em>hybrid,</em> dengan peserta hadir langsung di Aula Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan sebagian mengikuti secara daring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep pengasuhan digital, ditandai dengan kenaikan skor <em>pre-test</em> dari 60 menjadi 85 pada <em>post-test</em>. Tingkat kepuasan peserta juga mencapai 88%. Selain itu, terdapat peningkatan keterlibatan peserta selama kegiatan serta penguatan keterampilan komunikasi dalam berinteraksi dengan anak. Peserta juga menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap peran orang tua dalam membimbing perilaku digital anak, serta kemampuan menyusun aturan dasar penggunaan teknologi dalam keluarga. Kegiatan ini turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan kualitas komunikasi dan penggunaan teknologi yang lebih bijak. Dengan demikian, program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan digital, serta berpotensi mendukung terbentuknya generasi anak yang tangguh dan berkarakter di era digital.</p>
Sri Rosmalina Soejono
Lia Amalia
Erlina Puspitaloka Mahadewi
Nurlinda Nurlinda
Wiwik Viatiningsih
Sarlina Sari
Copyright (c) 2026 Sri Rosmalina Soejono, Lia Amalia, Erlina Puspitaloka Mahadewi, Nurlinda Nurlinda, Wiwik Viatiningsih, Sarlina Sari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-04-27
2026-04-27
4 02
51
63
10.59422/lp.v4i02.1214
-
Pendampingan Terpadu UMKM Pantai Kartini Jepara untuk Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Wisata
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1325
<p>Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan wisata Pantai Kartini Kabupaten Jepara dalam mengelola usaha, memasarkan produk, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung perkembangan usaha. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam pengelolaan usaha, pengembangan produk, strategi pemasaran, dan pemanfaatan media digital guna mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis pariwisata. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada 11–13 Mei 2026, dengan melibatkan 30 pelaku UMKM sebagai peserta. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta kuesioner pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 2,30 pada saat pre-test menjadi 4,12 pada saat post-test (skala 1–5). Peningkatan paling menonjol terjadi pada aspek pemahaman manajemen usaha, kemampuan digital marketing, akses pasar, dan pemahaman branding produk. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi dalam mengembangkan usaha serta kesiapan untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan yang dilakukan efektif dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM serta mendukung penguatan ekonomi lokal berbasis pariwisata di kawasan Pantai Kartini, Kabupaten Jepara.</p>
Altatit Dianawati
Diah Nofitasari
Eko Yuliawan
Haris Karyadi
Copyright (c) 2026 Altatit Dianawati, Diah Nofitasari, Eko Yuliawan, Haris Karyadi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 02
186
200
10.59422/lp.v4i02.1325
-
Optimalisasi Pemasaran Jasa dalam Penguatan Pelayanan Administrasi Masyarakat di Kecamatan Gunungsari
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1281
<p>Pelayanan administrasi masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berhubungan langsung dengan kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Namun, pelayanan administrasi pada tingkat kecamatan masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam aspek pelayanan administrasi berbasis digital. Rendahnya pemanfaatan media digital, keterbatasan sistem pengelolaan administrasi, serta belum optimalnya penyampaian informasi pelayanan kepada masyarakat menjadi kendala utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi masyarakat melalui optimalisasi pemasaran jasa. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Camat Gunungsari Kabupaten Lombok Barat dengan metode sosialisasi edukatif yang melibatkan 25 peserta yang terdiri atas aparatur pelayanan administrasi dan masyarakat pengguna layanan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 41% pada pre-test menjadi 89% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 48%. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai praktik sederhana digitalisasi administrasi melalui penggunaan Google Form sebagai media pendataan layanan, pemanfaatan media digital sebagai sarana penyampaian informasi pelayanan, serta peningkatan komunikasi pelayanan publik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta dan mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan administrasi masyarakat di Kantor Camat Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.</p>
Putri Amalia Wardi
Kristina Natalia Arnan
Yunia Nur Hafazah
Mersi Astriana
Riztina Riztina
Copyright (c) 2026 Putri Amalia Wardi, Kristina Natalia Arnan, Yunia Nur Hafazah, Mersi Astriana, Riztina Riztina
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 02
103
109
10.59422/lp.v4i02.1281
-
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan dan Pelaporan Pajak UMKM Berbasis Aplikasi Akuntansi Sederhana
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1350
<p>Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kabupaten Bekasi masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama terkait pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung aktivitas usaha. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kualitas informasi keuangan yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan berbasis aplikasi akuntansi sederhana serta mendorong penerapan pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan terstruktur. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, implementasi teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Universitas Pelita Bangsa dengan melibatkan enam pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kabupaten Bekasi sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai akuntansi dasar, pencatatan keuangan, dan penggunaan aplikasi akuntansi digital. Peserta mampu melakukan pencatatan transaksi secara lebih sistematis, menyusun laporan keuangan sederhana, serta memahami pentingnya pemisahan keuangan usaha dan pribadi. Selain itu, penggunaan aplikasi akuntansi membantu peserta dalam memperoleh informasi keuangan yang lebih akurat untuk mendukung pengelolaan usaha. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan pelaku usaha serta mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana penguatan tata kelola usaha yang lebih akuntabel dan berkelanjutan.</p>
Erlina W Djatnicka
Wisnu Setyawan
Maulina Dyah Permatasari
Meliawati Meliawati
Copyright (c) 2026 Erlina W Djatnicka, Wisnu Setyawan, Maulina Dyah Permatasari, Meliawati Meliawati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-30
2026-06-30
4 02
164
175
10.59422/lp.v4i02.1350
-
Peningkatan Kapasitas UMKM Kreatif Melalui Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM
https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1259
<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kreatif di Kecamatan Cilengsi, Kabupaten Bogor dalam menyusun laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang terdiri atas empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan individu, dan evaluasi. Mitra kegiatan berjumlah 15 pelaku UMKM kreatif yang bergerak di sektor kuliner, kriya, fesyen, dan jasa krea tif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata skor pre-test sebesar 26,7 persen menjadi 57,3 persen pada post-test (peningkatan 30,6 poin persentase). Uji Wilcoxon signed-rank test menunjukkan perbedaan yang signifikan (Z = -3,29, p = 0,001). Dari 13 peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian pendampingan, 8 peserta (61,5 persen) berhasil menyusun laporan laba rugi sederhana dengan bimbingan minimal, sementara 8 peserta (61,5 persen) mampu menyusun neraca dengan kriteria cukup. Indikator keberhasilan tercapai pada 3 dari 5 indikator (peningkatan pemahaman, partisipasi, dan kepuasan peserta). Luaran kegiatan meliputi modul pelatihan, template laporan keuangan, dan tersusunnya dokumen laporan keuangan untuk 8 UMKM mitra. Keberhasilan kegiatan ini terbatas pada peningkatan pengetahuan jangka pendek, sementara aspek keterampilan praktik masih memerlukan perbaikan metode.</p>
Sabaruddinsah Sabaruddinsah
Neng Asiah
Yuramanti Yuramanti
Copyright (c) 2026 Sabaruddinsah Sabaruddinsah, Neng Asiah, Yuramanti Yuramanti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-09
2026-06-09
4 02
74
93
10.59422/lp.v4i02.1259