https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/issue/feed Lentera Pengabdian 2026-05-27T23:57:47+00:00 R D Parashakti felawatif87@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Lentera Pengabdian</strong>, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. Jurnal Lentera Pengabdian mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat dari berbagai macam disiplin ilmu yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Lentera Pengabdian merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan <strong><strong>Januari, April, Juli </strong></strong>dan<strong><strong>Oktober</strong></strong>.</p> https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1259 Peningkatan Kapasitas UMKM Kreatif Melalui Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM 2026-05-27T23:57:47+00:00 Sabaruddinsah Sabaruddinsah sabaruddinsah@untirta.ac.id Neng Asiah neng.asiah@pelitabangsa.ac.id Yuramanti Yuramanti yuramanti@pelitabangsa.ac.id <p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kreatif di Kecamatan Cilengsi, Kabupaten Bogor dalam menyusun laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang terdiri atas empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan individu, dan evaluasi. Mitra kegiatan berjumlah 15 pelaku UMKM kreatif yang bergerak di sektor kuliner, kriya, fesyen, dan jasa krea tif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata skor pre-test sebesar 26,7 persen menjadi 57,3 persen pada post-test (peningkatan 30,6 poin persentase). Uji Wilcoxon signed-rank test menunjukkan perbedaan yang signifikan (Z = -3,29, p = 0,001). Dari 13 peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian pendampingan, 8 peserta (61,5 persen) berhasil menyusun laporan laba rugi sederhana dengan bimbingan minimal, sementara 8 peserta (61,5 persen) mampu menyusun neraca dengan kriteria cukup. Indikator keberhasilan tercapai pada 3 dari 5 indikator (peningkatan pemahaman, partisipasi, dan kepuasan peserta). Luaran kegiatan meliputi modul pelatihan, template laporan keuangan, dan tersusunnya dokumen laporan keuangan untuk 8 UMKM mitra. Keberhasilan kegiatan ini terbatas pada peningkatan pengetahuan jangka pendek, sementara aspek keterampilan praktik masih memerlukan perbaikan metode.</p> 2026-06-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Sabaruddinsah Sabaruddinsah, Neng Asiah, Yuramanti Yuramanti https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1215 Lokakarya Penyusunan Program Pembelajaran Individu PAUD dan SD Inklusi Muhammadiyah di Sukabumi, Indonesia 2026-04-17T03:57:21+00:00 Elnawati Elnawati elnawati@ummi.ac.id Astri Sutisnawati astri212@ummi.ac.id Redi Awal Maulana rediawalmaulana21@ummi.ac.id Ibnu Hurri abangurie@ummi.ac.id <p>Lokakarya ini bertujuan membantu guru dalam menyusun laporan Program Pembelajaran Individu (PPI) yang sesuai dengan kebutuhan unik setiap anak berkebutuhan khusus. Peserta kegiatan adalah guru PAUD dan SD Muhammadiyah di bawah naungan amal usaha Universitas Muhammadiyah. Pelaksanaan lokakarya ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap awal, tahap inti, dan tahap akhir yang dirancang secara sistematis. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun dan mengimplementasikan PPI, disertai dengan meningkatnya komitmen untuk mendukung perkembangan optimal siswa di lingkungan pendidikan. Namun, Sebagian besar guru masih menghadapi kendala dalam proses penyusunan PPI, terutama dalam mengidentifikasi kebutuhan individual siswa secara tepat dan komprehensif. Melalui lokakarya ini, sebagian besar guru telah mampu menyusun PPI dengan lebih baik serta mulai menerapkan analisis kebutuhan siswa di sekolah masing-masing secara lebih terarah. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik khususnya anak berkebutuhan khusus secara berkelanjutan.</p> 2026-04-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Elnawati Elnawati, Astri Sutisnawati, Redi Awal Maulana, Ibnu Hurri https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1209 Pendampingan Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Daya Saing dan Penjualan Produk Pertanian Di UPTD KPPP Kabupaten Lombok Utara 2026-04-14T06:52:28+00:00 Arwin Yafi Rahmatullah arwinyafi@gmail.com Wira Hendri wira.hendri@universitasbumigora.ac.id Pebri Lita Lina febrilitalina@gmail.com Nadia Nadia nadiaaa2354@gmail.com Supatria Satia Darma patriasatia@gmail.com <p>Perkembangan sektor pertanian di Kabupaten Lombok Utara memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun masih dihadapkan pada berbagai permasalahan, khususnya dalam aspek pemasaran produk. Rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap strategi pemasaran, terbatasnya akses pasar, serta minimnya pemanfaatan media digital menjadi kendala utama dalam meningkatkan daya saing dan penjualan produk pertanian. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha pertanian melalui pendampingan strategi pemasaran. Kegiatan dilaksanakan di UPTD Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (KPPP) Kabupaten Lombok Utara dengan metode pendekatan sosialisasi edukatif dan dievaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 36% pada pre-test menjadi 88% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 52%. Selain itu, peserta mulai mampu menerapkan strategi pemasaran yang lebih efektif, seperti pemanfaatan media sosial, inovasi kemasan produk, serta penerapan branding. Dengan demikian, kegiatan pendampingan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi pemasaran dan daya saing produk pertanian. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong pelaku usaha untuk mengembangkan strategi pemasaran yang lebih inovatif dan berkelanjutan guna meningkatkan penjualan serta kesejahteraan ekonomi.</p> 2026-04-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Arwin Yafi Rahmatullah, Wira Hendri, Pebri Lita Lina, Nadia Nadia, Supatria Satia Darma https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1219 Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Ekonomi Sirkular Minyak Jelantah: Model Produksi Sabun Berkelanjutan di Kulon Progo 2026-05-17T23:29:30+00:00 Sri Rahayu srirahayu@uny.ac.id Septiari Nawanksari septiarinawanksari@uny.ac.id Ayu Diana Ansori ayudiana@uny.ac.id Hanafi Hajar Rahmawati hanafihajar.2023@student.uny.ac.id Julia Anisa Putri juliaanisa.2023@student.uny.ac.id Ghatafa Rizkidian Ramadhan ghatafarizkidian.2023@student.uny.ac.id Ibrahim Abdulloh Hanif ibrahimabdulloh.2023@student.uny.ac.id Ardila Dwi Rahma Ningrum ardiladwi.2023@student.uny.ac.id <p>Meningkatnya permintaan minyak goreng berdampak pada tingginya produksi minyak goreng bekas, baik dari rumah tangga maupun industri. Perilaku berulang kali menggunakan minyak goreng bekas berbahaya bagi kesehatan, sedangkan pembuangan yang tidak diolah menyebabkan pencemaran lingkungan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wates, Kulon Progo dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat khususnya ibu rumah tangga dalam mengolah minyak jelantah bekas menjadi sabun cuci daur ulang. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan sistem pengolahan limbah memasak bekas berdasarkan kepedulian lingkungan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berurutan, yaitu (1) sosialisasi tentang dampak negatif minyak jelantah terhadap kesehatan dan lingkungan, (2) pelatihan pemurnian minyak jelantah dengan arang kayu, (3) pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun daur ulang, 4) penjelasan strategi pengemasan dan pemasaran. Hasil dari kegiatan ini adalah teknik pemurnian minyak goreng yang digunakan, produk sabun cuci daur ulang, serta wawasan pengemasan dan pemasaran. Kegiatan ini juga dapat menunjukkan peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku: 21% peserta mengetahui bahwa minyak goreng bekas dapat diolah menjadi sabun, 20% memahami langkah-langkah pembuatannya, 20% berkomitmen untuk tidak sembarangan membuang minyak, 19% tertarik untuk mencoba membuat sabun di rumah, dan 20% siap berbagi ilmu dengan lingkungan sekitar. Program ini terbukti efektif dalam memberdayakan masyarakat, mengurangi pencemaran lingkungan, dan membuka peluang usaha rumah tangga.</p> 2026-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Sri Rahayu, Septiari Nawanksari, Ayu Diana Ansori, Hanafi Hajar Rahmawati, Julia Anisa Putri, Ghatafa Rizkidian Ramadhan, Ibrahim Abdulloh Hanif, Ardila Dwi Rahma Ningrum https://jurnal.lenteranusa.id/index.php/lp/article/view/1214 Peran Ibu dalam Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital 2026-04-17T03:52:42+00:00 Sri Rosmalina Soejono sri.rosmalina@esaunggul.ac.id Lia Amalia lia.amalia@esaunggul.ac.id Erlina Puspitaloka Mahadewi erlia.puspitaloka@esaunggul.ac.id Nurlinda Nurlinda nurlinda@esaunggul.ac.id Wiwik Viatiningsih wiwik.viatiningsih@esaunggul.ac.id Sarlina Sari sarlina.ssq@bsi.ac.id <p>Pengasuhan anak di era digital menghadirkan tantangan yang signifikan bagi keluarga, terutama dalam mengelola penggunaan teknologi oleh anak serta meminimalkan dampak negatifnya. Banyak orang tua belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk membimbing anak secara efektif di tengah pesatnya perkembangan digital. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membekali orang tua dengan strategi praktis pengasuhan digital, meningkatkan kesadaran akan pentingnya komunikasi positif dalam keluarga, serta mengembangkan keterampilan dalam mengelola penggunaan teknologi oleh anak. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop edukasi dan pelatihan yang memadukan penyampaian materi, diskusi interaktif, serta simulasi praktik. Pelaksanaan dilakukan secara <em>hybrid,</em> dengan peserta hadir langsung di Aula Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan sebagian mengikuti secara daring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep pengasuhan digital, ditandai dengan kenaikan skor <em>pre-test</em> dari 60 menjadi 85 pada <em>post-test</em>. Tingkat kepuasan peserta juga mencapai 88%. Selain itu, terdapat peningkatan keterlibatan peserta selama kegiatan serta penguatan keterampilan komunikasi dalam berinteraksi dengan anak. Peserta juga menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap peran orang tua dalam membimbing perilaku digital anak, serta kemampuan menyusun aturan dasar penggunaan teknologi dalam keluarga. Kegiatan ini turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan kualitas komunikasi dan penggunaan teknologi yang lebih bijak. Dengan demikian, program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan digital, serta berpotensi mendukung terbentuknya generasi anak yang tangguh dan berkarakter di era digital.</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Sri Rosmalina Soejono, Lia Amalia, Erlina Puspitaloka Mahadewi, Nurlinda Nurlinda, Wiwik Viatiningsih, Sarlina Sari