Pemberdayaan Masyarakat Desa Beja Melalui Pengembangan Webgis Pemetaan Risiko Bencana dan Sistem Pelaporan Lingkungan Terintegrasi di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada
DOI:
https://doi.org/10.59422/lp.v4i03.1624Keywords:
agrowisata kopi, avatarbeja.com, desa beja, participatory action research, platform digital desaAbstract
Desa Beja di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, terletak pada wilayah yang menurut dokumen perencanaan daerah tergolong kelas bahaya tinggi untuk banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Desa yang sama menyimpan dua aset ekonomi yang menonjol, yaitu Bukit Avatar Watunariwowo dan perkebunan kopi arabika, namun keduanya selama ini dikelola terpisah dari informasi kebencanaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membangun platform digital desa yang menyatukan peta risiko bencana dan kanal pelaporan warga, sekaligus menyiapkan ruang bagi promosi kopi dan wisata edukasi pada alamat yang sama. Pendekatan yang digunakan memadukan Participatory Action Research dengan model pengembangan perangkat lunak waterfall, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pembangunan sistem, pengujian, hingga pemeliharaan, dan berlangsung dari Mei sampai Agustus 2026. Masukan warga pada tahap analisis kebutuhan menjadi dasar penetapan isi dan fitur situs. Platform dikembangkan dengan LeafletJS, GeoServer, dan PostgreSQL/PostGIS pada domain avatarbeja.com, nama yang diusulkan warga dan kemudian dirumuskan sebagai akronim Analisis dan Visualisasi Ancaman, Tanggap Awal, Respons. Layer risiko bersumber dari data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngada. Platform berhasil dioperasikan dan dapat diakses publik, 29 warga yang terdiri atas 17 laki-laki dan 12 perempuan mengikuti sosialisasi dan pelatihan, lima laporan masuk pada pekan pertama pemanfaatan, dan kegiatan memperoleh liputan media daring. Modul kopi dan wisata telah dirancang namun ditunda menunggu kesiapan badan usaha milik desa. Pembacaan peta pada skala desa juga memperlihatkan ancaman hidrometeorologi yang tergolong rendah, sedangkan ancaman gempa berada pada kelas menengah.
References
Andrasmoro, D., Suryadi, A., & Rahmat, A. (2026). Community resilience model and flood-resilient tourism development in the coastal Kapuas River Basin area. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1586, 012067. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1586/1/012067
Aryapranata, A., Hermawan, D., & Sari, N. (2025). Leveraging digital transformation for sustainable rural tourism in Indonesia. KnE Social Sciences, 10(29). https://doi.org/10.18502/kss.v10i29.20282
Bachri, S., Jaelani, L. M., & Habibie, I. (2022). FOSS (free open source software) integration to implement WebGIS-based information system of Kelud Volcano. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1039, 012029. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1039/1/012029
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngada. (2022). Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Kabupaten Ngada tahun 2015–2022. BPBD Kabupaten Ngada.
Darmi, T., Sunaryo, & Yuliani, F. (2024). Sustainable resilient communities: Strengthening tourism village institutions in disaster prone villages, Central Bengkulu Regency, Bengkulu Province, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1414, 012072. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1414/1/012072
Ernawati, E., Rahmi, A., & Sari, D. (2026). Village website development for information transparency and tourism promotion in Panton Kabu Village. Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.67380/jpmina.v2i2.39
Ihsan, R., Marlina, L., & Putra, A. (2025). Exploring digital promotion as a tool for community empowerment: A participatory analysis of website utilization in Sumber Urip tourism village. Priviet Social Sciences Journal, 5(7). https://doi.org/10.55942/pssj.v5i7.442
Li, Y., Zhang, X., & Wang, J. (2024). The measurement of rural community resilience to natural disaster in China. Scientific Reports, 14, 20419. https://doi.org/10.1038/s41598-024-70719-6
Liu, W., Dugar, S., McMillan, J. M., & Bhattacharjee, R. (2018). Integrated participatory and collaborative risk mapping for enhancing disaster resilience. ISPRS International Journal of Geo-Information, 7(2), 68. https://doi.org/10.3390/ijgi7020068
Mahyudin, M., Sari, W., & Ramadhan, F. (2025). Branding Wasuemba Village tourism potential through a website-based BUMDes information system. Room of Civil Society Development, 4(2). https://doi.org/10.59110/rcsd.769
Man, S., Jamu, M., & Nuwa, G. (2026). MSME empowerment-based transformation of the Flores Arabica coffee supply chain toward global competitiveness. Veredas do Direito, 23. https://doi.org/10.18623/rvd.v23.7449
Matondang, S., Siregar, R., & Nasution, A. (2025). Pengembangan platform digital community-based tourism menggunakan model system development life cycle untuk pemberdayaan masyarakat wisata Bukit Lawang. JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 12(6). https://doi.org/10.30865/jurikom.v12i6.9283
Muhamad, N., Alias, A., & Julzarika, A. (2023). Community activation for disaster risk reduction through OpenStreetMap: A scoping review. Journal of Advanced Geospatial Science and Technology, 3(2), 1–18.
Mutiarni, Y. S., Nakamura, H., & Bhattacharya, Y. (2022). The resilient community: Strengthening people-centered disaster risk reduction in the Merapi volcano community, Java, Indonesia. Sustainability, 14(4), 2215. https://doi.org/10.3390/su14042215
Neilson, J., Wright, J., & Aklimawati, L. (2018). Geographical indications and value capture in the Indonesia coffee sector. Journal of Rural Studies, 59, 35–48. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2018.01.003
Nurjanah, A., Hidayat, D., & Sukmono, F. G. (2026). Volcanoes and tourism: Developing sustainable mitigation through risk communication and stakeholder engagement in Indonesia. Journal of Applied Volcanology, 15(1). https://doi.org/10.1186/s13617-026-00161-y
Pemerintah Kabupaten Ngada. (2024). Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Ngada tahun 2025–2045. Bappeda Kabupaten Ngada.
Permatasari, A. L., Cahyono, A. B., & Rochmadi, S. (2023). Development and evaluation of the WebGIS application to support volcanic hazard mitigation in the southern flank of Merapi Volcano, Sleman Regency, Yogyakarta Province, Indonesia. Geography, Environment, Sustainability, 16(2), 102–115.
Pos-Kupang.com. (2026, 17 Juli). Undana dorong Desa Beja jadi destinasi wisata edukasi kopi, petani dibekali strategi baru. https://kupang.tribunnews.com/provinsi-ntt/972231/undana-dorong-desa-beja-jadi-destinasi-wisata-edukasi-kopi-petani-dibekali-strategi-baru
Putri, A. D. H., Sari, M., & Wibowo, A. (2026). Digitizing web-based village profiles as a means of historical preservation and promoting local potential in Matobe Village, Mentawai. Konsienti: Community Services Journal, 4(1). https://doi.org/10.61536/konsienti.v4i1.403
Rumanti, A. A., Praditya, N., & Handayani, S. (2026). Pengembangan website desa wisata sebagai media promosi digital di Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Charitas, 6(1). https://doi.org/10.25170/charitas.v6i01.7619
Sari, K. P., Gharbia, S. S., & Szydlowski, M. (2019). Web maps for risk communication: Assessing availability of online disaster maps on government web sites in Indonesia. Abstracts of the ICA, 1, 350.
Sari, K. P., Gharbia, S. S., & Szydlowski, M. (2020). Modelling the factors influencing the adoption of a map-based disaster application in Indonesia (SIKK Magelang): A PLS-SEM approach. Proceedings of the International Symposium on Geoinformatics.
Sholeha, A. W., Wijayanti, A., & Pratiwi, D. (2025). Perspective tourism city stakeholders from natural disaster risk based on applied destination resilience model. Journal of Ecotourism. https://doi.org/10.1080/14724049.2025.2509644
Suriadi, N. A., Rahman, A., & Hasan, M. (2025). Analytical Hierarchy Process (AHP): A strategy to develop disaster resilient tourism priority in Indonesia. Journal of Applied Engineering and Technological Science, 6(2). https://doi.org/10.37385/jaets.v6i2.7251
Tribun Flores. (2026, 17 Juli). WebGIS Undana hadir di Desa Beja: Teknologi baru untuk pantau risiko banjir dan longsor di Ngada. https://flores.tribunnews.com/ngada/62727/webgis-undana-hadir-di-desa-beja-teknologi-baru-untuk-pantau-risiko-banjir-dan-longsor-di-ngada
Wahyuni, N., Ramadhan, A., & Lestari, P. (2025). Improving village tourism marketing through the implementation of smart digital platforms: An applied study in Indonesia. Management (Montevideo), 3. https://doi.org/10.62486/agma2025295
Zhang, F., Chan, C.-S., & Marafa, L. M. (2024). Resilience and recovery: A systematic review of tourism governance strategies in disaster-affected regions. International Journal of Disaster Risk Reduction, 104, 104350. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2024.104350
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Made Udiana, I Komang Arthana; Robertho Kadji

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta © Penulis.
Penulis tetap memegang hak cipta atas artikel ini dan mengizinkan jurnal untuk menerbitkannya. Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang memungkinkan siapa pun untuk menggunakan, membagikan, dan mengadaptasi isi artikel selama mencantumkan atribusi yang tepat dan menggunakan lisensi yang sama untuk karya turunan.
