Edukasi Mengenai Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah menjadi Sabun Padat di RT 04 RW 14 Griya Jatinangor 2 Kecamatan Tanjungsari Sumedang
DOI:
https://doi.org/10.59422/lp.v2i01.156Keywords:
edukasi, minyak jelantah, sabun cuciAbstract
Minyak goreng yang telah digunakan lebih dari tiga kali proses pemanasan dapat membahayakan bagi kesehatan manusia jika digunakan lagi, namun jika di buang secara langsung dapat mencemari lingkungan, seperti penyumbatan pipa saluran pembuangan air, pencemaran air bersih, pencemaran sungai dan pencemaran tanah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan memotivasi dan membekali kemampuan warga khususnya ibu rumah tangga dalam mengolah limbah minyak goreng yang sebelumnya merupakan limbah cair yang dapat mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian ini meliputi lima tahapan yaitu perencanaan, koordinasi, sosialisasi, pendampingan pembuatan produk sabun cuci dan evaluasi kegiatan. Tim pengabdi terdiri dari Dosen Universitas Pelita Bangsa dan Dosen Universitas Islam Bandung bersama dengan 20 peserta PkM yang merupakan ibu rumah tangga . Kegiatan ini mensimulasikan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci padat sebagai produk yang ramah lingkungan dan upaya mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah minyak jelantah. Hasil evaluasi kegiatan PkM diperoleh dari masukan beberapa peserta PkM yaitu perlu dilakukan uji coba pembuatan sabun padat dalam skala yang lebih besar seperti pemanfaatan limbah minyak goreng bekas pada komunitas rukun tetangga atau rukun warga, sehingga dapat dijadikan kegiatan produktif bagi ibu rumah tangga yang ingin mengembangkan usaha atau memproduksi sabun cuci padat untuk digunakan secara mandiri. Produk sabun padat yang digunakan lebih aman karena tidak ada penambahan berbagai macam bahan kimia.
References
Abdi, C., Khair, R. M., & Saputra, M. W. (2016). Pemanfaatan limbah kulit pisang kepok (Musa acuminate L.) sebagai karbon aktif untuk pengolahan air sumur kota Banjarbaru : Fe dan Mn. Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan), 1(1), 8–15. https://doi.org/10.20527/jukung.v1i1.1045
Hajar, E. W. I., Purba, A. F. W., Handayani, P., & Mardiah. (2016). Pemurnian minyak jelantah menggunakan ampas tebu untuk pembuatan sabun padat. Jurnal Integrasi Proses, 6(2), 57–63.
Helmi. (2009). Jurnal Reaksi (Journal of Science and Technology) Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Lhokseumawe Vol. 17 No.02, Desember 2019 ISSN 1693-248X. Jurnal Reaksi (Journal of Science and Technology), 7(15), 13–21.
Prihanto, A., & Irawan, B. (2019). Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas Menjadi Sabun Serai. Metana, 15(1), 9. https://doi.org/10.14710/metana.v15i1.22966
Putra, A., Mahrdania, S., & Dewi, A. (2012). Recovery Minyak Jelantah Menggunakan Mengkudu Sebagai Absorben. Prosiding Seminar Nasional PERTETA 2012, PERTETA(pp, 585–589.
Rosmainar, L. (2021). Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Sabun Cair Dari Ekstrak Daun Jeruk Purut (Citrus Hystrix) Dan Kopi Robusta (Coffea Canephora) Serta Uji Cemaran Mikroba. Jurnal Kimia Riset, 6(1), 58. https://doi.org/10.20473/jkr.v6i1.25554
Rulianti, E., Nurhidayanti, N., Isyulianto, I., Juhriati, I., & Suwazan, D. (2023). Sosialisasi Pembuatan Sabun Cuci dari Limbah Minyak Goreng Bekas bagi Ibu-Ibu PKK ( Socialization of Making Laundry Soap from Used Cooking Oil Waste for PKK Women ). 2(2), 117–125.
Widyasanti, A., Nugraha, D., & Rohdiana, D. (2017). Pembuatan Sabun Padat Transparan Berbasis Bahan Minyak Jarak (Castor Oil) Dengan Penambahan Bahan Aktif Ekstrak Teh Putih (Camellia sinensis). AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 1(2), 140. https://doi.org/10.32585/ags.v1i2.50
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nisa Nurhidayanti, Rahma Dewi, Nur Ilman Ilyas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.