Penguatan Jejaring Kebijakan dan Kelembagaan Pengrajin Produk Daur Ulang untuk Pemberdayaan Desa Berbasis Lingkungan di Cangkuang Wetan
DOI:
https://doi.org/10.59422/lp.v4i03.1409Keywords:
ekonomi sirkular, jejaring kebijakan, kelembagaan pengrajin, pemberdayaan desa, produk daur ulangAbstract
Pemberdayaan desa berbasis lingkungan di Desa Cangkuang Wetan belum ditopang oleh koordinasi aktor, kelembagaan pengrajin, dan rantai pasar yang memadai, meskipun desa memiliki praktik pengelolaan sampah dan produk alas kaki daur ulang D'wan Shoes. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat jejaring kebijakan, merancang kelembagaan pengrajin, serta menyusun peta jalan pengembangan produk daur ulang. Kegiatan menggunakan pendekatan campuran sederhana dengan survei deskriptif terhadap 18 pejabat dari delapan perangkat daerah, wawancara mendalam dengan 12 informan kunci, observasi, telaah dokumen, dan Focus Group Discussion yang diikuti 24 peserta dari unsur pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan perguruan tinggi. Responden dan informan dipilih secara purposif berdasarkan kewenangan dan keterlibatan langsung dalam pemberdayaan desa, pengelolaan lingkungan, produksi, serta pemasaran. Hasil asesmen menunjukkan efektivitas kelembagaan berada pada kategori cukup dengan skor rata-rata 3,08 dari skala 5; indikator terlemah adalah proses internal (2,67) dan integrasi aktor (2,78). D'wan Shoes melibatkan enam pengrajin inti dan empat tenaga kerja paruh waktu, memproduksi sekitar 60-80 pasang per bulan, serta memanfaatkan 30-40 kg sisa bahan per bulan. Luaran kegiatan meliputi peta aktor, rancangan forum kolaborasi, struktur kelompok pengrajin, daftar kebutuhan alat, peta jalan 24 bulan, dan indikator pemantauan. Implikasi praktisnya adalah perlunya legalisasi kelompok, forum koordinasi desa yang rutin, akses peralatan produksi, standar lingkungan, mitra pasar, dan pendampingan pemasaran berbasis target.
References
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543-571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Bassi, F., & Guidolin, M. (2021). Resource efficiency and circular economy in European SMEs: Investigating the role of green jobs and skills. Sustainability, 13(21), 12136. https://doi.org/10.3390/su132112136
Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). SAGE Publications.
Dey, P. K., Malesios, C., De, D., Budhwar, P., Chowdhury, S., & Cheffi, W. (2020). Circular economy to enhance sustainability of small and medium-sized enterprises. Business Strategy and the Environment, 29(6), 2145-2169. https://doi.org/10.1002/bse.2492
Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An integrative framework for collaborative governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1-29. https://doi.org/10.1093/jopart/mur011
Geissdoerfer, M., Savaget, P., Bocken, N. M. P., & Hultink, E. J. (2017). The circular economy: A new sustainability paradigm? Journal of Cleaner Production, 143, 757-768. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2016.12.048
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. (2024). Peta jalan dan rencana aksi nasional ekonomi sirkular Indonesia 2025-2045. Kementerian PPN/Bappenas.
Kirchherr, J., Yang, N.-H. N., Schulze-Spüntrup, F., Heerink, M. J., & Hartley, K. (2023). Conceptualizing the circular economy (revisited): An analysis of 221 definitions. Resources, Conservation and Recycling, 194, 107001. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2023.107001
Klijn, E. H., Koppenjan, J., Spekkink, W., & Warsen, R. (2025). Governance networks in the public sector (2nd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003402138
Marlina, R., Suwandi, Y. W., & Said, L. (2020). Pemberdayaan masyarakat pengrajin daur ulang sampah bahan plastik Kampung Jambu Cimaung Kabupaten Bandung. Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas, 5(1), 452-455. https://doi.org/10.52250/p3m.v5i1.306
Mekaniwati, A., Munawar, A., Rainanto, B. H., & Maulina, D. (2026). Circular economy in Indonesian MSMEs: A qualitative study on the role of eco-innovation and sustainable supply chains. Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen, 12(1). https://doi.org/10.17358/jabm.12.1.352
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nurhayati, S., & Tini, W. (2026). Leveraging social entrepreneurship for sustainable community development: A case study of community-based waste management in Indonesia. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 13(2). https://doi.org/10.21831/jppfa.v13i2.78908
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
Republik Indonesia. (2017). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.
Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.
Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Rizal, M. D., & Prihatiningsih, M. (2026). The effect of circular economy practices on financial performance of creative MSMEs in Surakarta. Research Horizon, 6(1), 435-446. https://doi.org/10.54518/rh.6.1.2026.1041
Sapthu, A., Louhenapessy, D., Duwila, U., Liur, L., Sangur, K., Ramly, A., & Laitupa, A. (2024). Kewirausahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemanfaatan daur ulang sampah di Desa Mamala. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 4279-4284.
Siciliano, M. D., & Whetsell, T. A. (2023). Network interventions: Applying network science for pragmatic action in public administration and policy. Perspectives on Public Management and Governance, 6(2-3), 67-79. https://doi.org/10.1093/ppmgov/gvad003
Whetsell, T. A., Siciliano, M. D., Witkowski, K. G. K., & Leiblein, M. J. (2020). Government as network catalyst: Accelerating self-organization in a strategic industry. Journal of Public Administration Research and Theory, 30(3), 448-464. https://doi.org/10.1093/jopart/muaa002
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Thomas Bustomi, Mira Rosana, Nurcholis Dwi Putra, Elizabeth M. Ginting

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta © Penulis.
Penulis tetap memegang hak cipta atas artikel ini dan mengizinkan jurnal untuk menerbitkannya. Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang memungkinkan siapa pun untuk menggunakan, membagikan, dan mengadaptasi isi artikel selama mencantumkan atribusi yang tepat dan menggunakan lisensi yang sama untuk karya turunan.
