Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola Layanan Desa Wisata Pulerejo dalam Mendukung Pariwisata Berkelanjutan

Authors

  • Elin Trinovita Universitas Negeri Yogyakarta
  • Naning Margasari Universitas Negeri Yogyakarta
  • Musaroh Musaroh Universitas Negeri Yogyakarta
  • Citra Purwita Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.59422/lp.v4i03.1331

Keywords:

Desa wisata, kapasitas sumber daya manusia, tata kelola layanan, pariwisata berkelanjutan, community-based tourism

Abstract

Pengembangan desa wisata memerlukan dukungan sumber daya manusia dan tata kelola layanan yang memadai untuk menciptakan layanan wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Namun, pengelola Desa Wisata Pulerejo di Dusun Pulerejo, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman masih menghadapi keterbatasan dalam aspek pelayanan wisata, pembagian tugas, dan sistem kerja pengelolaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola layanan pengelola desa wisata guna mendukung pariwisata berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada periode 1 April hingga 10 Juni 2026 dengan melibatkan 40 orang pengelola Desa Wisata Pulerejo sebagai peserta. Program dilaksanakan melalui identifikasi kebutuhan, workshop penguatan kapasitas, pelatihan tata kelola layanan wisata, pendampingan penyusunan sistem kerja, serta evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 62 pada pre-test menjadi 86 pada post-test. Selain itu, terjadi peningkatan kesiapan pengelola pada aspek pemahaman layanan, kerja tim, pembagian tugas, dan kesiapan operasional. Program ini juga menghasilkan luaran berupa dokumen standar layanan wisata dasar, matriks pembagian tugas dan tanggung jawab, serta sistem koordinasi kerja yang dapat digunakan sebagai pedoman operasional pengelola desa wisata. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan kapasitas individu dan kesiapan organisasi pengelola sehingga mendukung pengelolaan destinasi wisata yang lebih profesional, terstruktur, dan berkelanjutan.

References

Abror, A., Patrisia, D., Engriani, Y., Evanita, S., Yasri, Y., & Dastgir, S. (2020). Service quality, religiosity, customer satisfaction, customer engagement and Islamic bank’s customer loyalty. Journal of Islamic Marketing, 11(6), 1691–1705. https://doi.org/10.1108/JIMA-03-2019-0044

Baum, T. (2015). Human resources in tourism: Still waiting for change? – A 2015 reprise. Tourism Management, 50, 204–212. https://doi.org/10.1016/J.TOURMAN.2015.02.001

Fifiyanti, D., Luqman Taufiq, M., Cahyani Ermawati, K., Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta Jl Adi Sucipto No, S., Laweyan, K., Surakarta, K., & Tengah, J. (2023). Penerapan Konsep Community Based Tourism Dalam Pengembangan Desa Wisata Burai. Jurnal Industri Pariwisata, 5(2), 201–208. https://doi.org/10.36441/PARIWISATA.V5I2.1425

Goodwin, H., & Santilli, R. (2009). Community-Based Tourism: a success? Community-Based Tourism: a success? Community-Based Tourism: a success?

Hariyadi, B. R., Rokhman, A., Rosyadi, S., Yamin, M., & Runtiko, A. G. (2024). The Role Of Community-Based Tourism in Sustainable Tourism Village In Indonesia. Revista de Gestao Social e Ambiental, 18(7). https://doi.org/10.24857/RGSA.V18N7-038

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2024). Jejaring Desa Wisata - Jadesta. Retrieved June 5, 2026, from https://jadesta.kemenpar.go.id/

Komariah, N., Saepudin, E., & Yusup, P. M. (2018). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pariwisata Pesona, 3(2), 158–174. https://doi.org/10.26905/JPP.V3I2.2340

Kotler, Philip., Bowen, John., Makens, J. C., & Baloglu, Seyhmus. (2017). Marketing for hospitality and tourism. 658.

Latianingsih, N., Mariam, I., Pratama, A. P., Sofia, M., & Chandra, I. (2025). Implementation of Tourism Village Management Policy with a Community Based Tourism Approach in Indonesia. 570–576. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-938-4_64

Priatmoko, S., Kabil, M., Purwoko, Y., & Dávid, L. D. (2021). Rethinking sustainable community-based tourism: A villager’s point of view and case study in Pampang Village, Indonesia. Sustainability (Switzerland), 13(6). https://doi.org/10.3390/SU13063245

Rasoolimanesh, S. M., Ramakrishna, S., Hall, C. M., Esfandiar, K., & Seyfi, S. (2023). A Systematic Scoping Review of Sustainable Tourism Indicators In Relation to The Sustainable Development Goals. Journal of Sustainable Tourism, 31(7), 1497–1517. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1775621

Sri, R., Karini, R. A., Tinggi, S., Ekonomi, I., Yapari, P., & Azziz, M. A. (2024). Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Fasilitas Terhadap Minat Berkunjung Wisatawan di Karang Setra Waterland. Manajemen Dan Pariwisata, 3(2), 140–159. https://doi.org/10.32659/JMP.V3I2.371

UNWTO. (2023). Tourism and Rural Development: A Policy Perspective. Tourism and Rural Development: A Policy Perspective. https://doi.org/10.18111/9789284424306

Zakaria, J. (2024). Sustainable Tourism as an Economic Development Model in Evaluation and Prospects of Priority Tourism Destination Development Policy in Indonesia. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 8(2), 474–489. https://doi.org/10.24198/JMPP.V8I2.54183

Zeithaml, V. A., Berry, L. L., & Parasuraman, A. (1996). The behavioral consequences of service quality. Journal of Marketing, 60(2), 31–46. https://doi.org/10.2307/1251929

Downloads

Published

2026-08-01

Issue

Section

Articles