Pemberdayaan Petani Kopi Garut melalui Inovasi Produk Drip Bag dan Penguatan Kapasitas Pascapanen Berbasis Mutu

Authors

  • Azhar Firdaus Department of Environmental Engineering, Faculty of Engineering, Pelita Bangsa University, Cikarang, West Java
  • Ulfah Hana Mustofa Departemen Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Pelita Bangsa, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
  • Ismamudi Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pelita Bangsa, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
  • Anggi Muhammad Rifa'i Departemen Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Pelita Bangsa, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
  • Deni Muhammad Nur Satrio Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.59422/lp.v4i01.1211

Keywords:

Drip Bag Kopi, Pascapanen, Pemberdayaan Petani, Pemasaran Local, Garut

Abstract

Kabupaten Garut memiliki potensi kopi Arabika dan Robusta yang signifikan, namun petani kopi di wilayah ini masih menghadapi kendala serius dalam penguasaan teknik pascapanen dan minimnya diversifikasi produk olahan. Akibatnya, sebagian besar kopi dijual dalam bentuk biji mentah dengan nilai ekonomi rendah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dan pelaku usaha mikro kopi di Kecamatan Cisurupan, Garut, melalui pelatihan terpadu yang mencakup teknik pascapanen berbasis mutu, produksi kopi drip bag, dan strategi pemasaran berbasis identitas lokal. Program dilaksanakan selama lima bulan dengan pendekatan pelatihan partisipatif, pendampingan lapangan, dan evaluasi berbasis kompetensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan pascapanen (rata-rata dari 22% menjadi 81%), keterampilan produksi drip bag (rata-rata dari 17% menjadi 85%), dan penerapan strategi pemasaran berbasis nilai (rata-rata dari 12% menjadi 72%). Program ini berhasil mendorong transisi peserta dari penjual bahan mentah menjadi produsen kopi olahan bernilai tambah tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pelatihan teknis dan pendampingan usaha secara berkelanjutan dapat menjadi model efektif pemberdayaan ekonomi petani kopi di daerah perdesaan.

References

Belletti, G., Marescotti, A., & Touzard, J. M. (2017). Geographical indications, public goods, and sustainable development: The roles of actors' strategies and public policies. World Development, 98, 45-57. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2015.05.004

Bowen, S., & Mutersbaugh, T. (2014). Local or localized? Exploring the contributions of Franco-Mediterranean agrifood theory to alternative food research. Agriculture and Human Values, 31(2), 201-213. https://doi.org/10.1007/s10460-013-9461-7

Gereffi, G., & Lee, J. (2016). Economic and social upgrading in global value chains and industrial clusters: Why governance matters. Journal of Business Ethics, 133(1), 25-38. https://doi.org/10.1007/s10551-014-2373-7

Hamid, A., & Prasetyo, B. (2023). Tren konsumsi kopi siap seduh di kalangan urban Indonesia: Peluang dan tantangan bagi UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 38(1), 45-62.

Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.

Mardiansyah, R., & Firmansyah, D. (2021). Analisis rantai nilai kopi Arabika Garut: Identifikasi hambatan dan peluang peningkatan nilai tambah. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 6(2), 112-128.

Neilson, J., Pritchard, B., Fold, N., & Dwiartama, A. (2018). Lead firms in the cocoa–chocolate global production network: An assessment of the deductive limitations of GPN 2.0. Economic Geography, 94(4), 400-424. https://doi.org/10.1080/00130095.2018.1426989

Nugroho, A., Santoso, H., & Rahardjo, P. (2022). Pengaruh metode pengolahan pascapanen terhadap profil cita rasa kopi Arabika Garut. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 28(1), 33-44.

Oberthür, T., Läderach, P., Pohlan, H. A. J., & Cock, J. H. (2021). Specialty coffee: Managing quality. International Plant Nutrition Institute.

Putnam, R. D. (2020). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.

Schumacher, E. F. (2018). Small is beautiful: Economics as if people mattered. Harper Perennial.

Wicaksono, F., & Sutrisno, B. (2020). Hambatan struktural pengembangan UMKM kopi di daerah perdesaan Jawa Barat: Perspektif ekosistem usaha. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 78-94.

Wollni, M., & Zeller, M. (2007). Do farmers benefit from participating in specialty markets and cooperatives? The case of coffee marketing in Costa Rica. Agricultural Economics, 37(2-3), 243-248. https://doi.org/10.1111/j.1574-0862.2007.00270.x

Downloads

Published

2026-01-30