Inovasi Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Media Tanam di Desa Cikedokan

Authors

  • Junedi Junedi Universitas Pelita Bangsa
  • Rina Mahfudoh Universitas Pelita Bangsa
  • Munalisa Munalisa Universitas Pelita Bangsa
  • Maya Septiani Pahrihah Universitas Pelita Bangsa
  • Lidya Anastasya Ginting Universitas Pelita Bangsa
  • Hanifah Quratu’ain Suyono Universitas Pelita Bangsa
  • Eka Lidianti Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.59422/djpl.v1i07.473

Keywords:

Inovasi, Limbah, Pot Media Tanam

Abstract

Inovasi pot media tanam berbahan dasar limbah kelapa muda di Desa Cikedokan bertujuan untuk mengatasi masalah pengelolaan limbah organik yang serius di daerah tersebut. Desa ini, sebagai salah satu pusat penghasil kelapa muda di Indonesia, mengalami akumulasi limbah yang mengakibatkan pencemaran tanah dan udara. Mengubah limbah kelapa muda menjadi pot media tanam yang ramah lingkungan tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga memberikan peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, desain produk, pelatihan masyarakat, uji coba produksi, dan strategi pemasaran. Hasilnya menunjukkan bahwa pot media tanam dari limbah kelapa muda memiliki keunggulan ekologis, seperti biodegradabilitas dan kemampuan memberikan nutrisi tambahan bagi tanaman. Selain manfaat lingkungan, inovasi ini berdampak positif secara ekonomi dengan meningkatkan keterampilan masyarakat dan membuka pasar baru melalui e-commerce dan kerjasama lokal. Secara sosial, proyek ini memperkuat kohesi komunitas dan memupuk rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Sebagai bagian dari program One Village One Product (OVOP), inovasi ini berpotensi meningkatkan perekonomian desa dan memperkenalkan produk ramah lingkungan yang berkelanjutan. Untuk memastikan keberlanjutan, diperlukan penelitian lanjutan, strategi pemasaran yang agresif, dan dukungan dari pemerintah serta sektor swasta. Sinergi antara semua pihak akan mendukung keberhasilan jangka panjang proyek ini, menjadikannya model inovasi yang dapat diadopsi oleh desa- desa lain.

Downloads

Published

2024-08-30