Penyuluhan Anemia pada Remaja: Remaja Sehat Bebas Anemia
DOI:
https://doi.org/10.59422/djpl.v1i04.350Keywords:
Komunitas, remaja, anemia, pernikahan dini, kurmaAbstract
Anemia pada remaja dan pernikahan dini merupakan masalah kesehatan yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat, termasuk di MAS Walisongo. Untuk mengatasi ini, program praktik komunitas kebidanan dirancang sebagai bentuk pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja mengenai anemia serta mencegah pernikahan dini. Program ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada remaja untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang anemia dan manfaat kurma sebagai sumber zat besi, serta pendidikan seks pra-nikah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan langsung, yang melibatkan kegiatan interaktif, pemeriksaan kesehatan, dan diskusi. Dampak dari penyuluhan ini diukur menggunakan angket pretest dan posttest yang diberikan sebelum dan setelah penyuluhan. Hasil menunjukkan bahwa 33% siswa mengalami anemia ringan. Melalui penyuluhan, terbukti bahwa pengetahuan remaja tentang anemia dan pencegahan pernikahan dini meningkat secara signifikan. Skor pretest dan posttest menunjukkan peningkatan yang signifikan, yang mengindikasikan efektivitas pendekatan penyuluhan yang digunakan. Kesimpulannya, penyuluhan remaja tentang anemia efektif dalam meningkatkan pengetahuan mereka secara signifikan.