Sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) di Padukuhan Ngunan-Ngunan Bantul Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.59422/djpl.v1i02.296Keywords:
Kampung Proklim, Perilaku Ramah Lingkungan, Sosialisasi, Pembangunan KeberlanjutanAbstract
Perubahan iklim dewasa ini sudah sangat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia. Dampak buruk akibat perubahan iklim seperti bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan lainnya sudah sering terjadi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Padukuhan Ngunan-ngunan Bantul, Yogyakarta ini bertujuan memberikan sosialisasi mengenai Program Kampung Pro Iklim (Pro Iklim), agar warga masyarakat memahami akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan guna mendukung gerakan mencegah perubahan iklim yang esktrim. Warga Padukuhan Ngunan-ngunan sejatinya telah berperilaku ramah lingkungan seperti mengolah sampah menjadi pupuk organik (kompos), dan lain-lain. Praktik-praktik tersebut sejatinya telah mendukung gerakan Proklim, sehingga layak dikembangkan menjadi Kampung Pro Iklim. Meskipun masalah perubahan iklim merupakan permasalahan global yang tidak dapat diselesaikan oleh warga satu kampung, namun peran warga di Kampung Pro Klim setidaknya dapat mendukung pengurangan dampak negatif perubahan iklim. Selain itu turut menyukseskan Program Nasional ini agar upaya mencegah perubahan iklim ekstrim lebih semakin maksimal hasilnya.