Pendampingan Pendidikan Al-Qur’an dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kebutuhan di Kelurahan Jatimakmur
DOI:
https://doi.org/10.59422/djpl.v3i07.1597Keywords:
pendampingan, Al-Qur’an, Pendidikan Agama Islam, tahsin, pemberdayaan masyarakatAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pembelajaran Al-Qur’an dan partisipasi masyarakat melalui pendampingan berbasis kebutuhan di Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi. Sasaran kegiatan meliputi santri TPQ Yayasan Pesantren Hidayatullah, siswa kelas VIII MTs Yayasan Pendidikan Agama Miftahul Amal, dan warga RT 10. Kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif yang dilaksanakan melalui observasi awal, koordinasi dengan mitra, pendampingan Iqra’, Tahsin, dan Tahfidz sesuai kemampuan peserta, musyawarah masyarakat, serta evaluasi hasil. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi awal dan perkembangan peserta berdasarkan kelancaran membaca, perkembangan jilid Iqra’, kemampuan hafalan, serta capaian koordinasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perkembangan kemampuan membaca Al-Qur’an, peningkatan jilid Iqra’, serta kelancaran Tahsin dan Tahfidz pada sejumlah peserta. Pada kelompok masyarakat, pendampingan berhasil mendorong terbentuknya kepanitiaan HUT RI ke-81 yang dilengkapi dengan pembagian tugas dan rencana kegiatan. Kontribusi utama program ini terletak pada penerapan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok sasaran, sehingga kegiatan pendidikan Al-Qur’an dan pemberdayaan masyarakat dapat dilaksanakan dalam satu rangkaian program yang partisipatif dan kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kebutuhan dapat mendukung perkembangan pembelajaran Al-Qur’an sekaligus memperkuat koordinasi dan keterlibatan masyarakat.