Pendampingan Manajemen Digital UMKM Qmax Water: Integrasi Operasional, Pemasaran Media Sosial, dan Pencatatan Keuangan di Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.59422/djpl.v3i01.1182Keywords:
pendampingan UMKM, manajemen digital, pemasaran digital, KKN, Media SosialAbstract
Usaha Mikro, kecil dan menengah menghadapi tantangan dalam mengelola operasional dan pemasaran secara berkelanjutan di tengah perkembangan teknologi digital. Salah satunya bentuk penguatan kapasitas usaha dapat dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis pendampingan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapmingi UMKM QMAX WATER di Kota Bnding dalam penguatan manajemen operasional dan pemasaran digital yang telah berjalan. Metode yang digunakan adalah pendampingan masayarakat berbasis problem solving melalui observasi partisipatif, diskusi dan praktik langsung bersama mitra usaha. Hasil kegiatan menunjukan bahwa QMAX WATER telah memiliki sistem operasional yang baik serta pemanfaatan pemasaran digital melalui media sosial Instagram dan Tiktok yang berkontribusi signifikan terhadap pendapatan usaha. Pendampingan membantu mitra memahami keterkaitan antara operasional, pemasaran digital dan pencatatan keuangan secara lebih terstruktur. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pemahaman manajemen digital dan mendukung keberlanjutan usaha UMKM secara mandiri.