Penguatan Sinergi Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.59422/djpl.v3i01.1167Keywords:
Ekosistem ekonomi kreatif, Digital Marketing, Pelatihan, peningkatan wisatawan, daya saingAbstract
Kabupaten Bekasi memiliki kekuatan strategis yang unik. Di satu sisi, sebagai pusat manufaktur nasional, tetapi di sisi lain kita juga memiliki potensi pariwisata alam, budaya, sejarah, hingga destinasi urban modern yang dapat terus dikembangkan. Industri hospitality yang mencakup layanan penginapan, makanan dan minuman, event organizer, serta pelayanan wisata merupakan salah satu ujung tombak utama dalam menciptakan kesan positif bagi wisatawan dan investor. Salah satu yang perlu diperhatikan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi adalah membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing dalam mendukung wisata industri. Hadirnya ekonomi kreatif tidak hanya berpengaruh terhadap perkembangan wisata yang ada di Kabupaten Bekasi, namun juga meningkatkan perekonomian di Kabupaten namun juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kab. Bekasi. Pengembangan ekonomi kreatif di Kab. Bekasi melalui keberadaan Creative Hub. Adapun ekonomi kreatif yang dikembangkan antara lain Kriya, Desain Interior, Musik, Seni Rupa dan desain Produk. Lebih lanjut, ekonomi kreatif ini dikatakannya menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang mempercepat kebangkitan setelah pandemi dan membuka lebih banyak lapangan kerja, oleh karena itu para ekonomi kreatif juga membutuhkan sistem digitalisasi yang dapat menunjang peningkatan pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah agar para penggerak ekonomi kreatif tetap sustain dalam era globalisasi. Metode yang dilakukan dengan melakukan observasi, kerangka berpikir, mempersiapkan untuk membuat agenda pelatihan, pelatihan, sosialisasi, evaluasi tingkat pemahaman, evaluasi keberhasilan. Hasilnya adalah anggota ekonomi kreatif setelah mengikuti pelatihan pengembangan produk dan digital marketing mampu dalam menghadapi persaingan yang kompetitif sehingga dapat tetap sustain di era globalisasi. Kesimpulannya adalah perlu adanya pelatihan yang terstruktur dengan baik sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan untuk meningkatkan ekonomi kreatif bagi para penggerak ekonomi kreatif di Kab. Bekasi.